Pada Pelarutan Nh3 Terjadi Kesetimbangan Sebagai Berikut

  Edukasi
Pada Pelarutan Nh3 Terjadi Kesetimbangan Sebagai Berikut

Pada pelarut NH3 terjadi kesetimbangan sebagai berikut : NH3 + H2O —> NH4+ + OH-Yang merupakan pasangan asam basa konjugasi adalah​

Daftar Isi

1. Pada pelarut NH3 terjadi kesetimbangan sebagai berikut : NH3 + H2O —> NH4+ + OH-Yang merupakan pasangan asam basa konjugasi adalah​

NH3 +  H2O ⇒ [tex]NH4^{+}[/tex]+ OH-

basa    asam    asam     basa

pasangan asam dan basa konjugasi : H2O dan OH-

atau [tex]NH4^{+}[/tex] dan NH3

2. Pada pelarut NH3 terjadi kesetimbangan sebagai berikut : NH3 + H2O —> NH4+ + OH- Yang merupakan pasangan asam basa konjugasi adalah​

Jawaban:

nihh saya kasi cara mudah nya ya

asamkonjugasi

untuk asam konjugat, tambahkan 1 H

lalu lihat NH3, H nya bertambah 1 menjadi NH4+

maka: asam konjugat nya adalah NH4+

basakonjugasi

untuk basa konjugasi, kurangkan 1H

lalu lihat H2O, H nya berkurang 1 menjadi OH-

maka: basa konjugasi nya adalah OH-

kalau ada yang mau ditanyakan bisa follow ya

3. Pada pelarutan NH3 terjadi kesetimbangan sebagai berikut. NH3(aq) + H2O(l) ↔ NH4+ (aq) + OH– (aq) Yang merupakan pasangan asam-basa konjugasi adalah ….

adalah:
– NH3 dan NH4+
– H2O dan OH-

4. 2. Pada pelarutan NH3 terjadi kesetimbangan sebagai berikut.NH3(aq) + H2O(l) ⇄ NH4+ (aq) + OH– (aq)Yang merupakan pasangan asam-basa konjugasi adalah ….a. NH3 dan H2Ob. NH4+ dan OH–c. NH3 dan OH–d. H2O dan NH4+e. H2O dan OH–pakai cara

a. nh3 dan h20 ini jawabannya semongga membantu

5. Dalam wadah 1 L terdapat 20 g H2, 28 g N2, dan sejumlah NH3 dalam kesetimbangan pada 300°C. Jika gas NH3 dalam kesetimbangan tersebut dipisahkan dan dilarutkan dalam 1 L air. Maka pH larutan yang diperoleh? (Kb NH4OH=10pangkat-5)

Dalam wadah 1 L terdapat 20 gram H2, 28 gram N2, dan sejumlah NH3 dalam kesetimbangan pada 300°C.

3H2 + N2 ⇒ 2NH3

mol H2 dan N2 adalah:

n H2 = gr/Mr = 20/2 = 10 mol

n N2 = gr/Mr = 28/28 = 1 mol

Maka pada saat kesetimbangan terbentuk zat sebanyak:

             3H2   +   N2  ⇒  2NH3

mula  :    10           1             –

reaksi:      3           1            2

akhir  :      7           –            2

Sehingga terbentuk 2 mol gas NH3. Jika gas tersebut dilarutkan dalam 1 liter ar maka molaritas NH4OH adalah:

M = n/V = 2/1 = 2 M

Sehingga [OH-] dan POH nya adalah:

[OH-] = √Kb x Mb = √10⁻⁵ x 2 = 0.00447

pOH = – log [OH-] = – log 0.00447 = 2.35

Sehingga pH NH4OH adalah:

pH = 14 – pOH = 14 – 2.35 = 11.65

Pembahasan

Asam dan basa merupakan zat imia yang umum kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Pernahkah kalian mengamati soda kue, cuka dan asam sitrun? Soda kue adalah contoh bahan makanan yang bersifat basa, sedangkan cuka masak dan asam sitrun adalah contoh zat yang bersifat Asam.

Untuk mengetahui apakah suatu zat bersifat asam atau basa maka tidak diakukan dengan mencium atau bahkan mencicipi zat tersebut, karena beberapa zat asam dan basa bersifat berbahaya. Asam Sulfat (H2SO4) dalam aki merupakan asam kuat dan akan melepuh jika mengenai kulit. Untuk menentukan apakah suatu zat dikatakan asam atau basa maka digunakan pH meter. Asam memiliki pH < 7 sedangkan basa memiliki pH>7.

Teori Asam-Basa dibagi menjadi beberapa bagian:

Asam-basa Arrhenius menyatakan bahwa suatu zat bersifat asam jika membentuk ion H+ ketika direaksikan dengan air. Suatu zat dikatakan basa apabila membentuk ion OH- keteika direaksikan dalam air. ion H+ adalah pembawa asam sedangkan ion OH- adalah pembawa basa.Asam-Basa Bronsted-Lowry menyatakan bahwa suatu zat dikatakan asam apabila menjadi donor proton (H+) dan dikatakan sebagai basa apabila bertindak sebagai acceptor/penerima proton (H+).Asam-basa Lewis menyatakan bahwa suatu zat dikatakan asam apabila menerima pasangan elektron dan dikatakan basa apabila menjadi donor pasangan elektron.

Pelajari Lebih lanjutAsam Kuat pada link brainly.co.id/tugas/6578158Derajat Keasaman pada link brainly.co.id/tugas/9091576Pengukuran pH pada link brainly.co.id/tugas/15386666Detail Tambahan

Kelas : XI SMA

Mapel : Kimia

Materi : Larutan Asam Basa

Kode : 11.7.5

Kata Kunci : Asam, Basa, teori Arrhenius, Teori Bronsted-Lowry, Teo
ri Lewis

6. Pada pelarutan NH3 terjadi kesetimbangan sebagai berikut. NH3(aq) + H2O(l) ↔ NH4+ (aq) + OH– (aq) Yang merupakan pasangan asam-basa konjugasi adalah ….

Pasangan asam basa konjugasinya adalah : NH₃ dan NH₄⁺ serta H₂O dan OH⁻

Pembahasan

Asam dan basa menurut bronsted-lowry  

Asam = donor (pemberi) proton (ion H+)  

Basa = akseptor (penerima) proton (ion H+)

Jika asam memberi (H+), maka sisa asam tersebut bersifat sebagai basa konjugasi karena menerima proton. Sebaliknya, jika suatu basa menerima (H+), maka basa yang terbentuk memiliki kemampuan untuk melepas proton dan disebut asam konjugasi dari basa semula.

Diketahui

pelarutan NH₃

Ditanya

Yang merupakan pasangan asam-basa konjugasi

Jawab

Reaksi yang terjadi :

NH₃(aq) + H₂O(l) <—-> NH₄⁺ (aq) + OH⁻ (aq)

Pada reaksi diatas NH₃ menerima proton dari H₂O , sehingga menjadi NH₄⁺, sehingga :

NH₃ : merupakan basa karena menjadi akseptor proton dari H₂O dan NH₄⁺ merupakan asam konjugasinya

H₂O : merupakan asam karena menjadi donor proton kepada NH₃ dan OH⁻ merupakan basa konjugasinya

Jadi pasangan asam basa konjugasinya adalah : NH₃ dan NH₄⁺ serta H₂O dan OH⁻

Pelajari lebih lanjut

teori asam basa menurut bronsted – lowry https://brainly.co.id/tugas/30929

teori asam basa https://brainly.co.id/tugas/10508177

Contoh 5 soal tentang asam basa bronsted lowry https://brainly.co.id/tugas/5744489

—————— Detail jawaban  

Kelas : XI  

Mata pelajaran : Kimia  

Bab : Larutan asam basa dan pH  

Kode : 11.7.5  

Kata kunci : asam, basa, , bronsted lowry, teori asam basa,NH₃, asam basa konjugasi

>>>>>ayo semangat belajar, kamu pasti bisa! <<<<<

7. 2. Senyawa NH3 dibiarkan terurai sampai terjadi kesetimbangan. Jika pada keadaan setimbang jumlah mol NH3 dan N2 adalah sama, tentukan derajat disosiasi NH3 tersebut!

Jawaban:

Penyelesaian soal :

Jawab :

Dalam reaksi disosiasi NH₃ berdasarkan persamaan reaksi :

2NH₃ (g) ⇄ N₂ (g) + 3H₂ (g)

Misalkan pada keadaan setimbang mol NH₃ = mol N₂ = 2 mol

Pada produk N₂, mol zat sisa = mol zat yang bereaksi = 2 mol

Perbandingan mol = perbandingan koefisien

Mol NH₃ yang bereaksi = (koefisien NH₃ / koefisien N₂) x mol N₂ = 2/1 x 2 mol = 4 mol  

Mol NH₃ (g) sisa = mol NH₃ (g) mula-mula – mol NH₃ (g) bereaksi

Mol NH₃ (g) mula-mula = mol NH₃ (g) sisa + mol NH₃ (g) bereaksi

                                      = 2 mol + 4 mol = 6 mol

Persamaan reaksi :

                        2NH₃ (g)   ⇄   N₂ (g)  +   3H₂ (g)

mula-mula :     6 mol                0

reaksi        :     4 mol              2 mol                      _

setimbang :     2 mol             2 mol

α = mol zat NH₃ yang bereaksi / mol zat NH₃ mula-mula

  = 4 mol/ 6 mol

  = 0,67  

∵ derajat disosiasi NH₃ adalah 0,67.

Semogamembantu

8. Sebanyak 0,5 mol gas NH3 dialirkan ke dalam larutan 200 mL larutan HCl 2,5 M sehingga terjadi reaksi sebagai berikut. NH3 + HCl -> NH4Cl Jika penambahan volume gas dianggap tidak memengaruhi volume larutan maka pH larutan adalah… (Kb NH3=10^-5)

Jawab :

Sebanyak 0,5 mol gas NH₃ dialirkan ke dalam larutan 200 mL larutan HCl 2,5 M sehingga terjadi reaksi sebagai berikut.

NH₃ + HCl ⇒ NH₄Cl

Jika penambahan volume gas dianggap tidak memengaruhi volume larutan dengan Kb NH₃ = 10⁻⁵, maka pH larutan adalah 5 – log 5.

Penyelesaian Soal :

Diketahui : mol NH₃ =  0,5 mol

                  V HCl = 200 mL  = 0,2 L

                  [HCl] = 2,5 M

                  Kb NH₃ = 10⁻⁵

Ditanya : pH ?

Jawab :

hitung mol larutan HCl dengan menggunakan rumus sebagai berikut :

mol HCl = M  × V

             = 2,5 M × 0,2 L

             = 0,5 mol

Kemudian hitung zat yang masih bersisa dengan cara :

reaksi        :     NH₃     +    HCl    ⇒    NH₄Cl

mula-mula :  0,5 mol      0,5 mol

bereaksi :     0,5 mol       0,5 mol        0,5 mol

____________________________________

setimbang :        –                    –             0,5 mol  

[NH₄Cl] = mol/ V total

            = 0,5 mol / 0,2 L

            = 2,5 M

Kemudian hitung pH menggunakan rumus hidrolisis dengan cara :

[H⁺] = √Kw/Kb × [NH₄Cl]

      = √10⁻¹⁴/10⁻⁵ × 2,5 M

      = √25 × 10⁻¹⁰

      = 5 × 10⁻⁵

pH = – log [H⁺]

     = – log 5 × 10⁻⁵

     = 5 – log 5

∴ kesimpulan pH larutan hasil campuran tersebut adalah 5 – log 5.

Pembahasan :  

Pengertian Hidrolisis Garam  

Hidrolisis adalah reaksi penguraian dalam air. Hidrolisis garam adalah reaksi penguraian garam dalam air membentuk ion positif dan ion negatif. Ion-ion tersebut akan bereaksi dengan air membentuk asam (H₃O⁺) dan basa (OH⁻) asalnya. Reaksi hidrolisis berlawanan dengan reaksi penggaraman atau reaksi penetralan. Reaksi penggaraman yaitu reaksi antara asam dengan basa yang menghasilkan garam. Garam yang dihasilkan tidak selalu bersifat netral, tetapi tergantung kekuatan asam dan basa pembentuk garam tersebut.  

Macam-Macam Hidrolisis Garam  

1. Garam dari Asam Kuat dan Basa Kuat  

Garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa kuat tidak terhidrolisis.  

2. Garam dari Asam Lemah dan Basa Kuat  

Garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa kuat mengalami hidrolisis parsial dalam air. Menurut prinsip kesetimbangan, untuk reaksi-reaksi kesetimbangan di atas berlaku persamaan berikut :  

[OH⁻] = √Kw/Ka × [garam]  

Atau  

[OH⁻] = √Kh × [garam]  

Keterangan :  

Kh = tetapan hidrolisis  

Kw = tetapan kesetimbangan air  

Ka = tetapan ionisasi asam lemah  

3. Garam dari asam Kuat dan Basa lemah  

Garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa lemah mengalami hidrolisis parsial dalam air. Garam yang terbentuk dari asam kuaat dan basa lemah dalam air bersifat asam karena kationya terhidrolisis ( memberi proton terhadap air), sedangkan anionnya tidak. Menurut prinsip kesetimbangan, untuk reaksi-reaksi kesetimbangan di atas berlaku persamaan berikut :  

[H⁺] = √Kw/Kb × [garam]  

Atau  

[H⁺] = √Kh × [garam]  

Keterangan :  

Kh = tetapan hidrolisis  

Kw = tetapan kesetimbangan air  

Kb = tetapan ionisasi bsa lemah pembentuk garam  

4. Garam dari Asam Lemah dan Basa Lemah  

Garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa lemah mengalami hidrolisis total dalam air. Baik anion maupun kation dari garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa lemah terhidrolisis dalam air, sehingga disebut hidrolisis total.  

Adapun pH larutan, secara kuantitatif sukar dikaitkan dengan harga Ka dan Kb maupun dengan konsentrasi garam. pH larutan yang tepat hanya dapat ditentukan melalui pengukuran. pH larutan dapat diperkirakan dengan rumus :  

[H⁺] = √Kw × Ka/Kb  

Pelajari lebih lanjut :  

Materi tentang reaksi hidrolisis https://brainly.co.id/tugas/21052446  

Materi tentang reaksi hidrolisis https://brainly.co.id/tugas/2439982  

Materi tentang reaksi hidrolisis https://brainly.co.id/tugas/125279  

______________________________________________________

Detail Jawaban :  

Kelas : 11  

Mapel : Kimia  

Bab : 7  

Kode : 11.7.7  

Kata kunci : pH, hidrolisis, reaksi, asam, basa, Kh  

9. Senyawa NH3 dibiarkan terurai sampai terjadi kesetimbangan. Jika pada keadaan setimbang, jumlah mol NH3 dan N2 adalah sama, tentukan derajar disosiasi NH3 tersebut.

Penyelesaian soal :

Jawab :

Dalam reaksi disosiasi NH₃ berdasarkan persamaan reaksi :

2NH₃ (g) ⇄ N₂ (g) + 3H₂ (g)

Misalkan pada keadaan setimbang mol NH₃ = mol N₂ = 2 mol Pada produk N₂, mol zat sisa = mol zat yang bereaksi = 2 mol Perbandingan mol = perbandingan koefisien

Mol NH₃ yang bereaksi = (koefisien NH₃ / koefisien N₂) x mol N₂ = 2/1 x 2 mol = 4 mol  

Mol NH₃ (g) sisa = mol NH₃ (g) mula-mula – mol NH₃ (g) bereaksi

Mol NH₃ (g) mula-mula = mol NH₃ (g) sisa + mol NH₃ (g) bereaksi

                                      = 2 mol + 4 mol = 6 mol

Persamaan reaksi :

                        2NH₃ (g)   ⇄   N₂ (g)  +   3H₂ (g)

mula-mula :     6 mol                0

reaksi        :     4 mol              2 mol                      _

setimbang :     2 mol             2 mol

α = mol zat NH₃ yang bereaksi / mol zat NH₃ mula-mula

  = 4 mol/ 6 mol

  = 0,67  

∵ derajat disosiasi NH₃ adalah 0,67.

Pembahasan :

Disosiasi adalah penguraian suatu zat menjadi beberapa zat lain yang lebih sederhana. Derajat disosiasi adalah perbandingan antara jumlah mol yang terurai dengan jumlah mol mula-mula.

α = mol zat yang terurai / mol zat mula-mula

atau,

Mol zat yang terurai = α × mol zat mula-mula

Harga derajat disosiasi terletak antara 0 dan 1, jika :

• α = 0 berarti tidak terjadi penguraian

• α = 1 berarti terjadi penguraian sempurna

• 0 < α < 1 berarti disosiasi pada reaksi setimbang (disosiasi sebagian).

Pelajari lebih lanjut :

materi tentang derajat disosiasi https://brainly.co.id/tugas/1785119

materi tentang derajat disosiasi https://brainly.co.id/tugas/5828612

materi tentang derajat disosiasi https://brainly.co.id/tugas/1968683

——————————————————————————————–

Detail Jawaban :

Kelas : 11  

Mapel : Kimia  

Bab : Larutan Asam Basa  

Kode : 11.7.5  

Kata Kunci : derajat disosiasi

10. Sebanyak 0,5 mol gas NH3 dialirkan ke dalam larutan 200 mL larutan HCl 2,5 M sehingga terjadi reaksi sebagai berikut.NH3 + HCl -> NH4ClJika penambahan volume gas dianggap tidak memengaruhi volume larutan maka pH larutan adalah… (Kb NH3=10^-5)I

Jawab :

Sebanyak 0,5 mol gas NH₃ dialirkan ke dalam larutan 200 mL larutan HCl 2,5 M sehingga terjadi reaksi sebagai berikut. :   NH₃ + HCl ⇒ NH₄Cl

Jika penambahan volume gas dianggap tidak memengaruhi volume larutan maka pH larutan (Kb NH₃ = 10⁻⁵) adalah 5 – log 5.

Penyelesaian Soal :

Diketahui : mol NH₃ = 0,5 mol

                   V HCl = 200 mL = 0,2 L

                   [HCl ] =2,5 M

                   Kb NH₃ = 10⁻⁵

Ditanya : pH ?

Jawab :

Hitung mol HCl dengan cara :

n HCl = V × M

         = 0,2 L × 2,5 M

         = 0,5 mol

Hitung zat yang bereaksi dengan cara :

reaksi          :     NH₃   +    HCl    ⇒    NH₄Cl

mula mula  :  0,5 mol    0,5 mol

bereaksi     : 0,5 mol     0,5 mol       0,5 mol

__________________________________ _

setimbang  :        –                –             0,5 mol

Karena yang bersisa hanya garamnya, maka hitung pH menggunakan rumus hidrolisis :

M NH₄Cl  = n/V total

              = 0,5 mol/ 0,2 L

              = 2,5 M

              = 25 × 10⁻¹ M

[H⁺] = √(Kw/Kb) × [NH₄Cl ]

      = √(10⁻¹⁴/10⁻⁵) × 25 × 10⁻¹

      = √25 × 10⁻¹⁰

      = 5 × 10⁻⁵

pH = – log [H⁺]

     = – log 5 × 10⁻⁵

     = 5 – log 5

∴ Kesimpulan pH larutan adalah 5 – log 5.

Pembahasan :  

Pengertian Hidrolisis Garam  

Hidrolisis adalah reaksi penguraian dalam air. Hidrolisis garam adalah reaksi penguraian garam dalam air membentuk ion positif dan ion negatif. Ion-ion tersebut akan bereaksi dengan air membentuk asam (H₃O⁺) dan basa (OH⁻) asalnya. Reaksi hidrolisis berlawanan dengan reaksi penggaraman atau reaksi penetralan. Reaksi penggaraman yaitu reaksi antara asam dengan basa yang menghasilkan garam. Garam yang dihasilkan tidak selalu bersifat netral, tetapi tergantung kekuatan asam dan basa pembentuk garam tersebut.  

Macam-Macam Hidrolisis Garam  

1. Garam dari Asam Kuat dan Basa Kuat  

Garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa kuat tidak terhidrolisis.  

2. Garam dari Asam Lemah dan Basa Kuat  

Garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa kuat mengalami hidrolisis parsial dalam air. Menurut prinsip kesetimbangan, untuk reaksi-reaksi kesetimbangan di atas berlaku persamaan berikut :  

[OH⁻] = √Kw/Ka × [garam]  

Atau  

[OH⁻] = √Kh × [garam]  

Keterangan :  

Kh = tetapan hidrolisis  

Kw = tetapan kesetimbangan air  

Ka = tetapan ionisasi asam lemah  

3. Garam dari asam Kuat dan Basa lemah  

Garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa lemah mengalami hidrolisis parsial dalam air. Garam yang terbentuk dari asam kuaat dan basa lemah dalam air bersifat asam karena kationya terhidrolisis (memberi proton terhadap air), sedangkan anionnya tidak. Menurut prinsip kesetimbangan, untuk reaksi-reaksi kesetimbangan di atas berlaku persamaan berikut :  

[H⁺] = √Kw/Kb × [garam]  

Atau  

[H⁺] = √Kh × [garam]  

Keterangan :  

Kh = tetapan hidrolisis  

Kw = tetapan kesetimbangan air  

Kb = tetapan ionisasi bsa lemah pembentuk garam  

4. Garam dari Asam Lemah dan Basa Lemah  

Garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa lemah meng
alami hidrolisis total dalam air. Baik anion maupun kation dari garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa lemah terhidrolisis dalam air, sehingga disebut hidrolisis total.  

Adapun pH larutan, secara kuantitatif sukar dikaitkan dengan harga Ka dan Kb maupun dengan konsentrasi garam. pH larutan yang tepat hanya dapat ditentukan melalui pengukuran. pH larutan dapat diperkirakan dengan rumus :  

[H⁺] = √Kw × Ka/Kb  

Pelajari lebih lanjut :  

Materi tentang contoh soal reaksi hidrolisis https://brainly.co.id/tugas/21052446  

Materi tentang contoh soal reaksi hidrolisis https://brainly.co.id/tugas/2439982  

Materi tentang contoh soal reaksi hidrolisis https://brainly.co.id/tugas/125279  

Materi tentang contoh soal reaksi hidrolisis https://brainly.co.id/tugas/22003392

Materi tentang contoh soal reaksi hidrolisis https://brainly.co.id/tugas/22019984

Materi tentang contoh soal reaksi hidrolisis https://brainly.co.id/tugas/22075414

Materi tentang contoh soal reaksi hidrolisis https://brainly.co.id/tugas/22003923

Materi tentang contoh soal reaksi hidrolisis https://brainly.co.id/tugas/10145769

______________________________________________________

Detail Jawaban :  

Kelas : 11  

Mapel : Kimia  

Bab : 7  

Kode : 11.7.7  

Kata kunci : pH, hidrolisis, reaksi, asam, basa, Kh  

11. Gas amonia sebanyak 0,1 mol dilarutkan ke dalam air sampai volumnya 1 liter, sehingga mencapai kesetimbangan berikut NH3 + H2O = NH+4 + OH- Jika 1% NH3 telah terionisasi, Kb amonia adalah

cari molaritas amonia = 0,1 :1 = 0,1
1% persen disitu mrupakan alpha atau derajat disosiasi = 0,01
pake rmus basa lemah
[OH -] = M x alpha
[OH – ] = 0,1 x 0,01 = 10^-3
[OH -] = akar M x kb
10^-6 = 10^-1 x kb
kb =10^-5
Molaritas = mol/Volume
M = 0,1/1
M = 0,1 M

α = 1%
α = 0,01

α = √.M
0,01 = √Kb/0,1
0,0001 = Kb/0,1
Kb = 0,0001 x 0,1
Kb = 0,00001
Kb = 10⁻⁵

Jadi, Kb amonia adalah 10⁻⁵

Ok?

12. didalam larutan yg volumenya 100cm^3 terlarut NH3 0,1 M dan NH4Cl 0,2 M . jika tetapan kesetimbangan Kb NH3 = 1,8 x 10^-5 , berapakah pH larutan tersebut ?

OH^- = Kb × (mol basa ÷ mol garam)
       = 1,8 × 10^-5 × ( 10 ÷ 20)
       = 9 × 10^-6
pOH = 6 – log 9 ⇒ pH 8 + log 9

13. Diketahui : Volume 2 liter dipanaskan gas NH3 Hingga terjadi reaksi : 2NH3 (9) tanda panah N2(g) + 3H₂(g)Data sebagai berikut : NH3 mula-mula 1 setimbang 0.8M N2 mula mula 0M setimbang 0,1M H2 mula-mula 0M Setimbang 0.3M KC dari reaksi kesetimbangan …?​

Jawaban:

0,003

Penjelasan:

Kc = [N2] [H2]^3 dibagi [NH3]^2

Kc = ( 0,1 ) ( 0,3 )^3 dibagi ( 0,8 )

Kc = 0,003

14. Gas amonia sebanyak 0,1 mol dilarutkan ke dalam air sampai volumnya 1 liter, sehingga mencapai kesetimbangan berikut nh3 h2o = nh 4 oh- jika 1% nh3 telah terionisasi, kb amonia adalah

Kb amonia adalah 10⁻⁵. Amonia adalah larutan basa lemah yang terionisasi sebagian didalam air.

Penjelasan dengan langkah-langkah:

Diketahui:

n NH₃ = 0,1 mol

V = 1 L

α = 1%

Ditanyakan:

Kb amonia NH₃

Jawab:

pH Basa Lemah

[OH⁻] = √Kb x Mb

α = √Kb ÷ Mb

dengan.

Kb = tetapan ionisasi basa

Mb = konsentrasi basa

maka,

Mb = n ÷ V

Mb = 0,1 ÷ 1

Mb = 0,1 M

α = √Kb ÷ Mb

1 ÷ 100 = √Kb ÷ 0,1

(10⁻²)² = Kb ÷ 0,1

Kb = 10⁻⁴ x 10⁻¹

Kb = 10⁻⁵

Pelajari lebih lanjut

Materi tentang pH basa lemah https://brainly.co.id/tugas/14307281

#BelajarBersamaBrainly

#SPJ1

15. sebanyak 6,8 gram senyawa NH3 (Mr=17) dilarutkan ke dalam 2 L air. Pada saat setimbang senyawa NH3 tersisa sebanyak 3,4 gram. Harga derajat ionisasi larutan tersebut adalah​

Jawaban:

50%

Penjelasan:

Diket:

gr awal=6,8 gram

V=2L

gr sisa=3,4 gram

Mr NH3=17 gram/mol

Dit: α…..?

Jawab:

n NH3 awal= gr/Mr = 6,8 gram/17 gram/mol= 0,4 mol

n NH3 yang bereaksi=(6,8-3,4)gram/17 gram/mol= 0,2 mol

α=mol yang bereaksi/mol awal x 100%

α=0,2 mol/ 0,4 mol x 100% = 50%

16. Larutan amonia (NH3) memiliki konsentrasi OH- 0,015 M dan tetapan kesetimbangan basa 8 x 10-5 . Konsentrasi larutan amonia tersebut adalah

[OH-] = √(Kb x M)

kuadratkan kedua sisi untuk menghilangkan akar.

[OH-]² = Kb x M

masukkan data yang kita punya dari soal.

(0,015)² = 8 x 10⁻⁵ x M
2,25 x 10⁻⁴ = 8 x 10⁻⁵ x M
M = 2,8125 M

17. 26.Berikut ini adalah gambar tentang dua larutan yang dipisahkan oleh selaput semipermeabelPeristiwa yang akan terjadi pada larutan tersebut adalahA larutan dari R-I akan bergerak ke R-IIsampai setimbangB. Lartan dari R-II akan bergerak ke R-Isampai terjadi kesetimbanganC. Pelarut dari R-I akan bergerak ke R-IIsampai setimbangD. Pelarut dari R-II akan bergerak ke R-1sampai terjadi kesetimbanganE gukosa akan bergerak dari R-I ke R-IIschingga mencapai kesetimbanganRI​

Jawaban:

hufggtt htfbh uughi iufhuu iygjiff jhgh

18. dalam wadah 1L terdapat 20 gram h2 dan 28 gram n2 dan sejumlah nh3 dalam kesetimbangan pada 300c. jika gas nh3 dalam kesetimbangan tersebut di pisah an dan diharuskan pada 1l air, maka ph larutan yang diperoleh adalah

Kategori: Kimia
Materi: Asam basa
Kelas: XI SMA IPA

Kata kunci: pH

Perhitungan Terlampir

19. apa yang terjadi dengan sistem kesetimbangan berikut jika tekanannya di naikkan pada 4 NH3 + 5 O2 → 4 NO + 6 H2O

Jumlah koefisien kiri = 9
jumlah koefisien kanan = 10

Jika t
ekanan dinaikkan maka volume akan mengecil sehingga kesetimbangan akan bergeser ke jumlah koefisien yang kecil

maka jika tekanan dinaikkan maka kesetimbangan akan bergeser ke kiri atau ke reaktannyalihat dulu jumlah koefisein ruas kiri dan kanan
ruas kiri 4 + 5 = 9
ruas kanan 4 + 6 = 10

Jika tekanan di perbesar
maka akan bergerak ke arah koefisien yang kecil

jadi jawabannya = jumlah ruas kiri ( NH3 dan O2) akan bertambah

Video Terkait