Motivasi Jamaah Haji Berkunjung Ke Madinah Adalah Untuk

  Edukasi
Motivasi Jamaah Haji Berkunjung Ke Madinah Adalah Untuk

motivasi jamaah haji berkunjung ke Madinah adalah untuk……a. ziarah ke makam rasulullahb. salat di masjid qubac. ziarah ke medan perang rasulullahd. melakukan salat arba'in di masjid nabawi

Daftar Isi

1. motivasi jamaah haji berkunjung ke Madinah adalah untuk……a. ziarah ke makam rasulullahb. salat di masjid qubac. ziarah ke medan perang rasulullahd. melakukan salat arba’in di masjid nabawi

Motivasi jamaah haji untuk berkunjung ke Madinah adalah untuk melakukan ZIARAH KE MAKAM RASULULLAH (A). Motivasi ini adalah yang paling utama, adapun motivasi lainnya seperti berkunjung ke masjid Quba juga melakukan shalat Arba’in di Masjid Nabawi adalah motivasi lainnya.

» Pembahasan

Dalam serangkaian ibadah haji, tidak terdapat pelaksanaan ibadah yang mengambil tempat di Madinah. Oleh sebab itu, bukan kewajiban jamaah haji untuk mengunjungi kota yang dahulu bernama Yastrib tersebut.
Tanpa berkunjung ke Madinah sekalipun, ibadah haji yang mereka laksanakan adalah sah sesuai syariat.

Meski begitu, Madinah adalah salah satu kota suci umat islam. Oleh sebab itu ada magnet tersendiri untuk berkunjung ke sana terlebih karena makam Nabi Muhammad SAW ada di kota tersebut.

» Pelajari Lebih Lanjut: Materi tentang shalat arbain https://brainly.co.id/tugas/4471242Materi tentang pelaksanaan shalat arbain https://brainly.co.id/tugas/8590453

• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

» Detil Jawaban

Kode           : 9.14.6

Kelas          :  3 SMP

Mapel         : Pendidikan Agama Islam

Bab             : Haji & Umrah

Kata Kunci : Ziarah, Makam, Rasulullah, Madinah

2. di samping ke Mekah jamaah haji juga dibawa ke Madinah untuk​

Jawaban:untuk mengunjungi makam rosulullah

Penjelasan: karena makam rosulullah ada di masjid Nabawi

3. pengertian dari tawaf Wada adalah A. Thawaf perpisahan bagi jamaah haji Non Madinah B. Thawaf perpisahan bagi seluruh jamaah haji C .tawaf perpisahan bagi jamaah haji Makkah D. Thawaf perpisahan bagi jamaah haji Madinah E. Thawaf perpisahan bagi jamaah haji non Mekah​

Jawaban:

A sorry kalu salah jangan lupa like

4. Amalan utama jamaah haji pada waktu di madinah adalah ?

Jawaban:

membaca alquran quran

Penjelasan:

Semoga membantu

maaf klo salah

Jawaban:

membaca al quraan

Penjelasan:

semoga bermanfaat dan jadikan jawaban terbaik

5. apakah nama miqot yang diperuntukan bagi jamaah haji yang fatang dari arah madinah?​

Jawaban:

Bagi yang datang dari Madinah, tempatnya di Dzulhulaifah Bir Ali (Abyar ‘Ali) (ﺫﻭﺍﻟﺣﻠﻴﻔﻪ ﺍﺑﻳﺎﺭ ﻋﻠﻲ)

6. sikap awal rombongan jamaah haji dari madinah yang didakwahi oleh rasulullah adalah…

menerimanya dengan baik

7. Amalan utama jamaah haji pada waktu di madinah adalah brainly

Jawaban:

membaca Al Qur’an

Penjelasan:

semoga membantu

8. Miqat Makani bagi jamaah haji yang datang dari arah Madinah adalah…..

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

KELAS =8

PELAJARAN=Fiqih

KATEGORI=Ketentuan haji dan umrah

KATA KUNCI=Wajib haji, miqat makani

Miqat Makani bagi jamaah haji yang datang dari arah Madinah adalah… Zulhulaifah atau Bir

Pembahasan:

Miqat makani adalah tempat memulai ihram bagi orang-orang yang hendak mengerjakan haji dan umrah. Dalam miqat makani ada beberapa tempat untuk melakukan ihram, diantaranya:

a) Bagi orang yang tinggal di Mekah hendaknya ia ihram dirumahnya masing-masing.

b) Bagi orang yang datang dari arah Madinah atau sejajar dengan Madinah, miqatnya di Zulhulaifah atau Bir Ali.

c) Bagi orang yang datang dari arah Syam, Mesir, Maghribi, dan negara-negara yang sejajar dengan daerah tersebut maka miqatnya di Juhfah atau dekat Juhfah, yaitu suatu kampung yang bernama Rabigh.

d) Bagi orang yang datang dari arah Yaman, India, Indonesia, dan negara-negara yang sejajar dengan negara tersebut, maka miqatnya di Yalamlam (bukit dari beberapa bukit Tuhamah). Ini apabila haji naik kapal laut.

e) Bagi orang yang datang dari arah Najdil Yaman dan Negeri Hijaz atau negara yang sejajar dengan daerah tersebut, maka miqatnya di Qarnul Manazil.

f) Bagi orang yang datang dari arah Iraq dan negara yang sejajar dengan daerah tersebut, maka miqatnya di Dzatu Irqin.

#AyoBelajar

9. jamaah haji dari daerah yang searah Madinah miqat makaninya dari​

Miqat Makani adalah tempat dimulainya ritual haji dan umrah yang telah ditetapkan dalam syariat. Di tempat ini seorang muslim hanya menggunakan 2 helai kain putih yang merupakan simbol telah ditinggalkannya segala kenikmatan dunia.[1] Terdapat lima Miqat Makani di dunia:

Miqat Makani adalah tempat dimulainya ritual haji dan umrah yang telah ditetapkan dalam syariat. Di tempat ini seorang muslim hanya menggunakan 2 helai kain putih yang merupakan simbol telah ditinggalkannya segala kenikmatan dunia.[1] Terdapat lima Miqat Makani di dunia:Dzul Hulaifah (sekarang Abyar ‘Ali atau Bir ‘Ali) – miqat bagi penduduk Madinah dan yang datang melalui rute mereka.

Miqat Makani adalah tempat dimulainya ritual haji dan umrah yang telah ditetapkan dalam syariat. Di tempat ini seorang muslim hanya menggunakan 2 helai kain putih yang merupakan simbol telah ditinggalkannya segala kenikmatan dunia.[1] Terdapat lima Miqat Makani di dunia:Dzul Hulaifah (sekarang Abyar ‘Ali atau Bir ‘Ali) – miqat bagi penduduk Madinah dan yang datang melalui rute mereka.Al-Juhfah (dahulu Mahya’ah) – miqat bagi penduduk Arab Saudi bagian utara dan negara-negara Afrika Utara dan Barat, serta penduduk negeri Syam (Lebanon, Yordania, Syiria, dan Palestina) atau yang melewati rute mereka.

Miqat Makani adalah tempat dimulainya ritual haji dan umrah yang telah ditetapkan dalam syariat. Di tempat ini seorang muslim hanya menggunakan 2 helai kain putih yang merupakan simbol telah ditinggalkannya segala kenikmatan dunia.[1] Terdapat lima Miqat Makani di dunia:Dzul Hulaifah (sekarang Abyar ‘Ali atau Bir ‘Ali) – miqat bagi penduduk Madinah dan yang datang melalui rute mereka.Al-Juhfah (dahulu Mahya’ah) – miqat bagi penduduk Arab Saudi bagian utara dan negara-negara Afrika Utara dan Barat, serta penduduk negeri Syam (Lebanon, Yordania, Syiria, dan Palestina) atau yang melewati rute mereka.Qarnul Manazil (sekarang As-Sail) – miqat penduduk Najd dan negara-negara teluk, Irak (bagi yang melewatinya), dan Iran dan juga penduduk Arab Saudi bagian selatan di sekitar pegunungan Sarat.

Miqat Makani adalah tempat dimulainya ritual haji dan umrah yang telah ditetapkan dalam syariat. Di tempat ini seorang muslim hanya menggunaka
n 2 helai kain putih yang merupakan simbol telah ditinggalkannya segala kenikmatan dunia.[1] Terdapat lima Miqat Makani di dunia:Dzul Hulaifah (sekarang Abyar ‘Ali atau Bir ‘Ali) – miqat bagi penduduk Madinah dan yang datang melalui rute mereka.Al-Juhfah (dahulu Mahya’ah) – miqat bagi penduduk Arab Saudi bagian utara dan negara-negara Afrika Utara dan Barat, serta penduduk negeri Syam (Lebanon, Yordania, Syiria, dan Palestina) atau yang melewati rute mereka.Qarnul Manazil (sekarang As-Sail) – miqat penduduk Najd dan negara-negara teluk, Irak (bagi yang melewatinya), dan Iran dan juga penduduk Arab Saudi bagian selatan di sekitar pegunungan Sarat.Yalamlam (sekarang As-Sa’diyyah) – miqat penduduk negara Yaman, Indonesia, Malaysia, dan sekitarnya.

Miqat Makani adalah tempat dimulainya ritual haji dan umrah yang telah ditetapkan dalam syariat. Di tempat ini seorang muslim hanya menggunakan 2 helai kain putih yang merupakan simbol telah ditinggalkannya segala kenikmatan dunia.[1] Terdapat lima Miqat Makani di dunia:Dzul Hulaifah (sekarang Abyar ‘Ali atau Bir ‘Ali) – miqat bagi penduduk Madinah dan yang datang melalui rute mereka.Al-Juhfah (dahulu Mahya’ah) – miqat bagi penduduk Arab Saudi bagian utara dan negara-negara Afrika Utara dan Barat, serta penduduk negeri Syam (Lebanon, Yordania, Syiria, dan Palestina) atau yang melewati rute mereka.Qarnul Manazil (sekarang As-Sail) – miqat penduduk Najd dan negara-negara teluk, Irak (bagi yang melewatinya), dan Iran dan juga penduduk Arab Saudi bagian selatan di sekitar pegunungan Sarat.Yalamlam (sekarang As-Sa’diyyah) – miqat penduduk negara Yaman, Indonesia, Malaysia, dan sekitarnya.Dzatu ‘Irqin (sekarang Adh-Dharibah) – miqat penduduk negeri Irak (Kufah dan Bashrah) dan penduduk negara-negara yang melewatinya.[2]

Jawaban:

miqat makani adalah batas tempat untuk memakai baju dan niat ihram

*Yalamlam miqat bagi yang datang dari negara Indonesia,India,Yaman dan negara yang searah

*Qarnul Manazili miqat dari orang yang datang dari arah Najdil Yaman dan Najdil Hijaz

*Mekkah ialah miqat bagi orang yang tinggal di Mekah

*Zul-khulaifah Ialah orang yang datang dari Madinah

*Juhfatu bagi orang-orang yang datang dari arah Syam, Mesir, Maghribi

Penjelasan:

semoga membantu

10. Miqat makani bagi jamaah haji yang datang dari madinah adalah​

Miqat Makani adalah tempat dimulainya ritual haji dan umrah yang telah ditetapkan dalam syariat. Di tempat ini seorang muslim hanya menggunakan 2 helai kain putih yang merupakan simbol telah ditinggalkannya segala kenikmatan dunia.[1] Terdapat lima Miqat Makani di dunia:

1.Dzul Hulaifah (sekarang Abyar ‘Ali atau Bir ‘Ali) – miqat bagi penduduk Madinah dan yang datang melalui rute mereka.

2.Al-Juhfah (dahulu Mahya’ah) – miqat bagi penduduk Arab Saudi bagian utara dan negara-negara Afrika Utara dan Barat, serta penduduk negeri Syam (Lebanon, Yordania, Syiria, dan Palestina) atau yang melewati rute mereka.

3..Qarnul Manazil (sekarang As-Sail) – miqat penduduk Najd dan negara-negara teluk, Irak (bagi yang melewatinya), dan Iran dan juga penduduk Arab Saudi bagian selatan di sekitar pegunungan Sarat.

4.Yalamlam (sekarang As-Sa’diyyah) – miqat penduduk negara Yaman, Indonesia, Malaysia, dan sekitarnya.

5.Dzatu ‘Irqin (sekarang Adh-Dharibah) – miqat penduduk negeri Irak (Kufah dan Bashrah) dan penduduk negara-negara yang melewatinya.[2]

11. sebutkan tempat tempat yang biasa dikunjungi oleh jemaah haji ketika di Madinah !

masjid nabawi,makam baqi,tau ny sgtu1) jabal uhud
2) masjid Quba
3) masjid nabawi
4) masjid ar-rahmah

12. miqat bagi jamaah haji yang datang dari Madinah ke negeri negeri yang sejajar dengan madinah​

Jawaban:

Miqat Makani adalah tempat dimulainya ritual haji dan umrah yang telah ditetapkan dalam syariat. Di tempat ini seorang muslim hanya menggunakan 2 helai kain putih yang merupakan simbol telah ditinggalkannya segala kenikmatan dunia.[1] Terdapat lima Miqat Makani di dunia:

Dzul Hulaifah (sekarang Abyar ‘Ali atau Bir ‘Ali) – miqat bagi penduduk Madinah dan yang datang melalui rute mereka.

Al-Juhfah (dahulu Mahya’ah) – miqat bagi penduduk Arab Saudi bagian utara dan negara-negara Afrika Utara dan Barat, serta penduduk negeri Syam (Lebanon, Yordania, Syiria, dan Palestina) atau yang melewati rute mereka.

Qarnul Manazil (sekarang As-Sail) – miqat penduduk Najd dan negara-negara teluk, Irak (bagi yang melewatinya), dan Iran dan juga penduduk Arab Saudi bagian selatan di sekitar pegunungan Sarat.

Yalamlam (sekarang As-Sa’diyyah) – miqat penduduk negara Yaman, Indonesia, Malaysia, dan sekitarnya.

Dzatu ‘Irqin (sekarang Adh-Dharibah) – miqat penduduk negeri Irak (Kufah dan Bashrah) dan penduduk negara-negara yang melewatinya.[2]

Penjelasan:

Maaf kalau kurang jelas

13. amalan utama jamaah haji pada waktu di Madinah adalah​

Jawaban:

membaca alquran quran

semoga membantu

14. Bangunan di kota mekah yg sering dikunjungi oleh jamaah haji

masjidil haram
semoga membantuMASJIDIL HARAM karena merupakan tempat bersejarah bagu umat islam terutaman kelahiran nabi muhammad saw

15. sikap awal rombongan jamaah haji dari Madinah yang didakwahi oleh Rasulullah adalah​

Jawaban:

Bersedia membantu dakwah

Rasulullah namun belum berani

memberi jaminan.

Penjelasan:

kalo g salah yha

16. apa arti hajia berkunjung ke baitullohb berhajic brangkat ke madinahd haji kecil​

A. Berkunjung ke baitullah

Penjelasan:

Maaf kalau salah

Semoga bermanfaat

17. sebutkan tempat berkumpulnya jamaah haji dimadinah​

Jawaban:

1 masjid nabawi

2 masjid quba

3 makam rasulullah SAW

4 makam baqi

5 makam syuhada uhud

18. Jelaskan ibadah dan kegiatan yang dilakukan jamaah haji saat berada di Madinah​

Jawaban:

Madinah adalah kota yang mempunyai kedudukan penting dalam sejarah perkembangan dakwah Islam. Dari kota inilah, Islam memancarkan cahayanya ke seluruh penjuru dunia.

Di kota ini, Nabi Muhammad SAW tinggal selama 10 tahun, setelah beliau hijrah dari Makkah yang telah ditinggalinya sejak lahir hingga berusia 53 tahun. Beliau wafat dan dimakamkan di Madinah pada usia 63 tahun.

Di kota ini, kita bisa berziarah ke berbagai tempat dan situs yang bersentuhan langsung dengan perjuangan Nabi Muhammad SAW dan para Sahabat beliau dalam mengembangkan dakwah Islam di masa-masa awal perkembangannya. Tempat-tempat tersebut teramat mahal untuk dilewatkan begitu saja oleh para jamaah haji.

Dari sudut pandang agama sendiri, banyak keistimewaan yang dimiliki oleh kota Madinah ini. Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, “Janganlah kamu bersikeras untuk berkunjung kecuali pada tiga tempat, yaitu Masjidil Haram (Makkah), Masjidku ini (Masjid Nabawi Madinah) dan Majidil Aqsa (Palestina)”.

Masjid Nabawi di Madinah

Salah satu keutamaan beribadah di masjid Nabawi adalah nilainya lebih dari seribu kali daripada beribadah di masjid yang lain.

Keutamaan yang lain adalah apa yang disebut dengan Shalat Arbain, shalat wajib selama 40 waktu di masjid Nabawi. Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa shalat di masjidku ini (Masjid Nabawi) selama empat puluh kali berturut-turut, maka dicatat baginya kebebasan dari neraka, azab dan sifat munafik”. Masa tinggal di Madinah selama 8 hari adalah untuk menggenapkan Shalat Arbain ini.

Salah satu tempat yang istimewa di Madinah adalah satu tempat yang berada di dalam komplek Masjid Nabawi yang dinamakan dengan Raudhah, yaitu tempat yang berada di antara mimbar masjid dan makam nabi Muhammad SAW. Sabda beliau, “Tempat di antara kubur dan mimbarku ini adalah Raudhah (taman) di antara taman-taman surga”. Setiap peziarah yang datang ke Madinah selalu berusaha untuk bisa beibadah di tempat ini karena itu tempat ini selalu penuh dan sesak. Alhamdulillah, tahun lalu ketika berziarah ke Madinah, penulis diberi kemudahan sehingga dapat berikitikaf dan beribadah di Raudhah ini selama beberapa kali.

Beberapa tempat lain yang biasanya diziarahi oleh para jamaah haji antara lain adalah Masjid Quba, masjid yang pertama kali didirikan oleh Nabi Muhammad SAW, saat beliau baru tiba di Madinah.

1410600900960814464

1410600900960814464

Masjid Quba, masjid yang pertama dibangun Nabi di Madinah

Masjid lain yang biasa dikunjungi adalah Masjid Qiblatain, masjid dua kiblat. Suatu kali, Nabi Muhammad SAW dan para Sahabat beliau sedang melaksanakan shalat Dluhur di masjid tersebut dengan menghadap ke arah Masjidl Aqsa di Palestina. Tiba-tiba turun ayat agar memindahkan arah kiblat shalat ke Masjidil haram di Makkah. Saat itu beliau langsung menghentikan shalat dan memindahkan arah ke Masjid Haram.

14106009671374377723

14106009671374377723

Masjid Qiblatain, masjid dua kiblat

Disamping dua masjid tersebut, banyak juga beberapa masjid kecil di sekitar masjid Nabawi yang juga sering diziarahi jamaah haji, anatara lain Majid Ali bin Abi Tahlib, Majid Abu Bakar, Masjid Umar bin Khatab, Masjid Utsman bin Affan, Masjid Ghamamah, Masjid Ijabah, Masjid Bilal dan lain sebagainya.

Selain masjid, tempat penting yang biasanya diziarahi adalah makam Nabi Muhammad SAW yang sekarang berada di dalam komplek Masjid Nabawi. Makam ini akhir-akhir ini banyak diperbincangkan orang karena adanya isu akan dipindah ke tempat lain. Dulu makam tersebut, merupakan kamar tempat dimana Nabi Muhammad SAW menghembuskan nafas terakhirnya. Selain beliau, di komplek tersebut juga dimakamkan dua sahabat beliau yaitu Abu bakar dan Umar bin Khatab.

Selain makam Nabi, para jamaah biasanya juga berziarah ke Makam Baqi dan Bukit Uhud. Maqam Baqi adaah tempat dimakamkannya sekitar 10 ribu Sahabat Nabi dan keluarga beliau. Juga tempat dimakamkannya para jamaah haji yang meninggal di Madinah.

Sedangkan bukit Uhud adalah medan terjadinya perang Uhud antara kaum muslimin dan kaum kafir Quraisy yang terjadi pada tahun k3-3 hijriah. Sekitar 70 Sahabat nabi gugur dalam peperangan ini dan sekaligus dimakamkan di tempat tersebut, di antaranya adalah sahabat Hamzah, Handlalah, Abdullah bin Jahsy dan Amru bin Jamuh.

Selain masjid dan makam, selama di Madinah para jamaah haji biasanya juga diajak berwisata ke komplek kebun dan pasar kurma, Gunung Magnet, dan percetakan Alquran terbesar di dunia.

19. Jelaskan kegiatan kegiatan jamaah haji saat di Madinah​

Jawaban:

1. Sesampai di Mina, masuklah ke kemah-kemah yang telah disediakan oleh maktab. Beristirahatlah secukupnya untuk persiapan lempar jumrah aqabah.

2. Bergeserlah melaksanakan melontar jumrah aqabah agar bisa segera melaksanakan tahalul awal agar dapat terbebas dari larangan ihram. Sebaiknya minta mutawwif untuk memandu jalan ke jamarat.

“Sebelum melontar jumrah sebaiknya carilah tempat untuk janjian ketemu jika ada yang tersesat atau terlepas dari rombongan. Laksanakan melontar jamarot secara rombongan disertai pembimbing agar tidak tersesat,” tulis Zuhdy.

Di Mina, banyak terjadi kasus orang yang tersesat karena arah jalannya satu jalur. Jika salah ambil jalan, maka akan memutar jauh, padahal ditempuh dengan jalan kaki.

3. Bila ingin melontar jumrah lihatlah situasi dan kondisi yang ada. Jika terlalu padat dan bersesakan sebaiknya tunda dulu melontar jumrahnya. Carilah waktu-waktu yang longgar. Ingat keselamatan jemaah haji adalah prioritas utama, jangan cari afdhal tapi dengan mengorbakan diri sendiri.

4. Setelah melontar jumrah aqabah carilah tempat yang sepi di pinggir Jamarot untuk melaksanakan tahallul awal dengan mencukur rambut minimal 3 helai rambut, setelah itu pulang kembali ke tempat kemah.

“Jika anda telah melaksanakan tahallul awal maka pakaian ihram bisa dilepas dan bisa berpakaian biasa. Anda sudah terbebas dari larangan-larangan ihram kecuali hubungan suami istri,” papar Zuhdy.

Beristirahatlah dengan cukup di kemah guna mempersiapkan diri untuk melontar jumrah ula, wustha, dan aqabah pada tanggal 11,12 dan 13 Dzulhijah.

5. Setelah selesai melaksanakan melontar jumrah baik mengambil nafar awal ataupun nafar tsani. Jemaah haji akan pulang ke pondokan atau hotel di Makkah.

Penjelasan:

Semoga bermanfaat dan membantu.

Jawaban:

mengelilingi ka’bah

Penjelasan:

maaf kalo saya salah smg membantu

Video Terkait