Mengapa Ada Pasukan Khusus Yang Bertugas Mengatasi Ancaman Militer

  Edukasi
Mengapa Ada Pasukan Khusus Yang Bertugas Mengatasi Ancaman Militer

Mengapa ada pasukan khusus yang bertugas mengatasi ancaman militer

1. Mengapa ada pasukan khusus yang bertugas mengatasi ancaman militer

supaya membuat negara yg di jajah akan aman dan membuat negara terlindungi oleh jajahan itu.

2. mengapa ada pasukan khusus yang bertugas mengatasi ancaman militer

Adanya pasukan khusus yang bertugas mengatasi ancaman militer sangat dibutuhkan untuk mengatasi dan melawan ancaman yang dilancarkan baik itu dari luar negeri maupun dari gerakan separatis/teroris di dalam negeri.

Pembahasan

Pasukan khusus militer merupakan pasukan yang dilatih secara khusus denga pelatihan tertentu dan dalam jangka waktu tertentu agar dapat meningkatkan keterampilan militer diatas pasukan yang lainnya. Berikut ini beberapa contoh pasukan khusus militer yang ada di Indonesia yaitu:

1. DENJAKA

Detasemen Jalamangkara (Denjaka) merupakan pasukan khusus penanggulangan teror yang berasal dari TNI angkatan Laut. Anggotanya merupakan gabungan dari pasukan katak (Kopaska) dan Batalion intai amfibi (Yontaifib). Denjaka dilatih khusus untuk bisa mengatasi keadaan teror yang dilakukan teroris di lautan.

2. YONTAIFIB

Batalyon Intai Amfibi (Yon Taifib) merupakan pasukan khusus marinir yang memiliki kemampuan khusus dalam pengintaian ampfibi. Salah satu latihan yang wajib diikuti adalah berenang sejauh 3 km dengan kaki dan tangan terikat di lautan.

3. KOPASKA

Komando Pasukan Katak (Kopaska) merupakan pasukan khusus dari TNI Angkatan Laut yang didirikan pada tangal 31 Maret 1962. Tugas utama pasukan ini adalah melakukan peledakan dan sabotase bawah air dan mempersiapkan kondisi pantai untuk pendaratan pasukan yang lebih besar.

4. PASKHAS

Paskhas merupakan Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (Paskhas TNI AU). Sebutan lain dari pasukan ini adalah “Baret Jingga”. Pasukan in memiliki kemampuan 3 matra yaitu darat, l
aut dan udara. Spesialisasi pasukan ini adalah untuk merebut pangkalan udara dan mempersiapkan untuk operasi selanjutnya.

5. TONTAIPUR

Tontaipur kependean dari Peleton Intai Tempur (Tontaipur) merupakan pasukan berkualifikasi intelijen tempur Kostrad. Spesialisasi pasukan ini adalah memiliki kemampuan khusus dalam melaksanakan tugas operasi di berbagai bentuk medan baik di rawa laut, hutan, gunung dan perkotaan.

6. KOPASSUS

Kopassus kependekan dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) merupakan bagian dari Komando Utama tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat. Kopasus juga dikenal dengan sebutan “Baret Merah” yang memiliki keterampilan di atas rata-rata prajurit biasa. Kopassus biasa diterjunkan untuk misis-misi khusus dan juga kondisi ketika ada orang-orang penting.

Demikian, semoga membantu!

Pelajari lebih lanjut

1. Materi tentang pengertian militer dan no militer https://brainly.co.id/tugas/17864430

2. Materi tentang fungsi dari TNI https://brainly.co.id/tugas/8743344

3. Materi tentang persenjatan TNI https://brainly.co.id/tugas/12323040

Detail jawaban

Kelas: 12

Mapel: PPKn

Bab: Strategi Indonesia dalam Menyelesaikan Ancaman terhadap Negara

Kode: 12.9.6

#AyoBelajar

3. bagaimana cara mengatasi masalah ancaman militer dan ancaman non-militer

Bermusyawarah

Kalau begitu kompromi sebelum bertindak

Keduanya dapat diatasi dengan cara mengatur strategi dan menentukan apakah negara harus bertindak melawan atau bertahan. Meningkatkan keamanan ataupun ketahanan adalah layaknya suatu kewajiban bagi setiap negara dalam kondisi terancam maupun tidak.

Jika melawanpun, harus tetap ada proteksi yang kuat untuk mempertahankan segala sesuatu yang terancam tersebut. Strategipun dibuat untuk menentukan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. Entah itu merugikan atau menguntungkan.

Semoga membantu

4. macam macam ancaman militer dan cara mengatasinya

memberontak atau mengalah1. Perang antarsuku

Melakukan mediasi terhadap pihak yang bertikai dengan mempertemukan tokoh adat/perwakilan dari para pihak yang bertikai.
Melakukan sosialisasi tentang pentingnya perdamaian dan kerugian adanya pertikaian.

2. Korupsi

Menanamkan jiwa antikorupsi yang diikuti dengan peningkatan iman dan taqwa.
Memperberat sanksi dan hukuman para koruptor sehingga menimbulkan efek jera dan rasa takut pejabat negara untuk melakukan tindakan korupsi. (Kalau menurut saya harus hukuman mati).

3. terorisme

Menertibkan bahan baku pembuatan bom ataupun bahan yang diperlukan dalam pembuatan bom.Menarik peredaran persenjataan yang dimiliki masyarakat sipil.

5. Bagaimana cara kalian mengatasi ancaman militer

cara mengatasi ancaman militer
1. memperketat perbatasan-perbatasan dengan negara lain
2. menanggulangi dan mengatasi ancaman militer dalam negara seperti tawuran
3. melatih tentara lebih disiplin lagi dalam menjaga daerah perbatasan

6. cara mengatasi ancaman militer

Jawaban:

meningkatkan hubungan diplomatik dengan negara lain

Penjelasan:

7. Strategi mengatasi ancaman militer

Cara mengatasi ancaman militer 
1. memperketat perbatasan perbatasan dengan negara lain 
2. menanggulangi danmengatasi ancaman militer dalam negara seperti tawuran 
3. melatihtentara lebih disiplin lagi dalam menjaga daerah perbatasan 

semoga membantu

8. strategi dalam mengatasi ancaman militer

bukannya ini pelajaran ppkn ya? kok sejarah?
kalo di buku kayak gini:
a. pertahanan militer (adalah kekuatan utama pertahanan negara yang dibangun dan dipersiapkan menghadapi ancaman militer)
b. pertahanan nonmiliter (bidang ideologi dan politik, bidang ekonomi, bidang sosial budaya)

9. bagaimana mengatasi atau mencegah ancaman militer

Berusaha Dan Berdoa 🙂

10. strategi dalam mengatasi ancaman militer

strategi = 1. selalu siap siaga 
2.menambah pasukan
3.menambah alat militer
4.menambah dukungan dari dalam maupun dari luar
5.menyiapkan alat canggih pendetsi jika ada ancaman

11. c mengatasi ancaman militer dan non-militer​

mengatasi ancaman militer

1. memperkuat TNI

2. melakukan hubungan diplomasi yang baik dengan negara2 lain

3. berperan penting dalam urusan luar negeri

mengatasi ancaman nonmiliter

1. meningkatkan kualitas SDM

2. membangun lapangan pekerjaan yang banyak

3. memfasilitasi pendidikan dan kesehatan untuk lebih baik lagi

12. ancaman militer dan cara mengatasinya itu apa ?

Dengan berlatih militer.. Karena kan ancaman dibidang militer

13. apabila ancaman non militer tidak segera di atasi apa yang terjadi . apabila ancaman milite tidak segera di atasi . apa yang terjadi

akan terjadi peperangan yang meliputi beberapa negara, karena tidak adanya sistem keamanan yakni militer maka akan terjadi peperangan dan menuju kehancuran bagi seluruh rakyatnya

14. Apa setiap orang bisa mengatasi ancaman militer dan non militer?

Jawaban:

Setiap orang bisa mengatasinya

Penjelasan:

dengan cara:

1.    Bersikap peduli terhadap segala kewajibannya sebagai warga negara.

2.    Menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif bagi kelangsungan hidup orang lain.

3.    Menumbuhkan sikap toleransi guna memperkuat semboyan Bhineka Tunggal Ika.

4.    Ikut serta menjadi bagian alat negara seperti tentara, polisi, hakim, dsb yang berasaskan dasar jujur dan tanggung jawab.

5.    Menggunakan berbagai produk-produk dalam negeri, dsb.

Maaf jika salah.

15. cara mengatasi ancaman militer

Cara mengatasi ancaman militer

1. memperketat perbatasan perbatasan dengan negara lain

2. menanggulangi danmengatasi ancaman militer dalam negara seperti tawuran

3. melatihtentara lebih disiplin lagi dalam menjaga daerah perbatasan

16. Bagaimana strategi dalam mengatasi ancaman militer

Strategi menghadapi ancaman Militer : 1. Strategi Penangkalan.
Pembangunan kekuatan.
Pengembangan kemampuan.
Penggelaran kekuatan. 2. Strategi Penindakan.
a. Menghancurkan musuh diwilayahnya.
b. Menghancurkan musuh sbelum masuk ZEEI.
c. Menghancurkan musuh saat masuk ZEEI.
d. Menghancurkan musuh di wil NKRI.
e. Perang berlarut. 3. Strategi Pemulihan.
a. Pembinaan.
b. Rekonstruksi.
c. Rehabilitasi.

17. Bagaimana menurut pendapat kalian mengatasi ancaman ancaman tersebut baik militer maupun non militer

ancaman militer
1 memperkuat keamanan
2 memperbanyak anggota militer
3 memiliki persenjataan lengkap
4 bila perlu diadakannya “wamil” (wajib militer) seperti di negara korea

ancaman non militer
1 tidak mudah dibodohi oleh pengaruh luar yang merusak generasi bangsa
2 pembekalan ilmu untuk meneruskan cita” bangsa
3 pemerataan pengetahuan di daerahh daerah

18. bagaimanakah strategi dalam mengatasi ancaman militer ?

strategi pertahanan untuk menghadapi ancaman militer berupa agresi militer berbeda dengan strategi pertahanan dalam menghadapi ancaman yang jenisnya bukan agresi militer. Agresi militer mengancam totalitas eksistensi bangsa dan negara sehingga harus dihadapi dengan strategi pertahanan dalam kerangka operasi militer perang dengan pengerahan segenap kekuatan nasional. Sebaliknya, ancaman militer yang lain tidak selalu harus dihadapi dengan OMP.Ancaman militer yang jenisnya bukan agresi militer dihadapi dengan kekuatan pertahanan yang besarnya terbatas dan proporsional dengan besarnya ancaman yang dihadapi serta dengan pola OMSP. Penerapan strategi pertahanan berlapis berlaku untuk konteks menghadapi jenis ancaman militer agresi militer dan ancaman militer yang bukan agresi.Apabila ancaman aktual berupa ancaman militer yang karakteristiknya memerlukan penanganan melalui OMP, lapis pertahanan militer didayagunakan sebagai inti kekuatan. Dalam hal ini lapis pertahanan militer yang berintikan komponen utama, dan didukung oleh komponen cadangan dan komponen pendukung, di samping disokong oleh lapis pertahanan nirmiliter yang melaksanakan fungsi-fungsi diplomasi serta upaya-upaya lain dalam bentuk perlawanan tidak bersenjata.Apabila ancaman aktual berupa ancaman militer yang karakteristiknya tidak memerlukan penanganan melalui OMP, lapis pertahanan militer didayagunakan sebagai inti kekuatan pertahanan untuk melaksanakan OMSP.
Kalau bisa jadikan jawaban terbaik ya..

19. Bagaimana strategi dalam mengatasi ancaman militer maupun non militer!

disimpulkan 
menjadi beberapa 
ancaman berikut ini : 
• Terorisme internasional 
yang memiliki jaringan 
lintas negara dan timbul 
di dalam negeri. 
• Gerakan separatis yang 
berusaha memisahkan 
diri dari Negara Kesatuan 
Republik IndonesiRepublik IndonesiRepublik IndonesiRepublik Indonesia 
terutama gerakan 
separatis bersenjata yang 
mengancam kedaulatan 
dan keutuhan wilayah 
Indonesia. 
• Aksi radikalisme yang 
berlatar belakang 
primordial etnis, ras dan 
agama serta ideologi di 
luar Pancasila, baik 
berdiri sendiri maupun 
memiliki keterkaitan 
dengan kekuatan- 
kekuatan di luar negeri. 
• Konflik komunal, 
kendatipun bersumber 
pada masalah sosial 
ekonomi, namun dapat 
berkembang menjadi 
konflik antar suku, 
agama maupun ras/ 
keturunan dalam skala 
yang luas. 
• Gangguan keamanan 
udara seperti 
pembajakan udara, 
pelanggaran wilayah 
udara, dan terorisme 
melalui sarana 
transportasi udara. 
• Perusakan lingkungan 
seperti pembakaran 
hutan, perambahan 
hutan ilegal, 
pembuangan limbah 
bahan beracun dan 
berbahaya. meningkatkan kerja sama antara militer dan nonmiliter
meningkatkan latihan bersama demi mencapai tujuan bersama 
rajin berlatih
saling tolong menolong 
tidak berbuat curang
iklas
jujur
saling menjaga
melindungi teman yang sedang kesususahan
tidak menyombongkan diri
saling keterikatan
tidak membedabedakan kawan 
selalu kompak 
tidak berkelahi dalam sesama tim

Video Terkait