Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 3 Halaman 199

  Edukasi
Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 3 Halaman 199

kunci jawaban tema 8 kelas 3 halaman 199​

Daftar Isi

1. kunci jawaban tema 8 kelas 3 halaman 199​

🙂 masih binggung karna setiap buku dan jenis kurikulum berbeda2 jadi sulit buat cari gitu 🙂

2. jawaban kelas 2 tema 7 halaman 199 buku revisi 2017​

Jawaban kelas 2 tema 7 halaman 199 buku revisi 2017​ adalah

1. Siswa kelas 2 terdiri dari 36 siswa.

a. Setengah bagian dari siswa kelas 2 adalah  18

b. Sepertiga bagian dari siswa kelas 2 adalah  12

c. Seperempat bagian dari siswa kelas 2  adalah 9

2. Di kebun binatang terdapat 12 rusa.

a. Setengah bagian dari jumlah rusa adalah  6

b. Sepertiga bagian dari jumlah rusa adalah  4

c. Seperempat bagian dari jumlah rusa adalah 3  

3. Di kebun binatang terdapat 48 burung merpati.

a. Setengah bagian dari jumlah burung  merpati adalah 24

b. Sepertiga bagian dari jumlah burung  merpati adalah 16

c. Seperempat bagian dari jumlah burung  merpati adalah 12

4. Di kebun binatang terdapat 60 bebek.

a. Setengah bagian dari jumlah bebek adalah  30

b. Sepertiga bagian dari jumlah bebek adalah  20

c. Seperempat bagian dari jumlah bebek  adalah 15

5. Di kebun binatang terdapat 72 ikan koki.

a. Setengah bagian dari jumlah ikan koki  ada
lah 36

b. Sepertiga bagian dari jumlah ikan koki  adalah 24

c. Seperempat bagian dari jumlah ikan koki  adalah 18

Penjelasan:

Soal ini dapat dikerjakan dengan operasi sederhana bilangan bulat yaitu dengan pembagian.

Setengah ( [tex]\frac{1}{2}[/tex] ) bagian, artinya jumlah seluruhnya dibagi 2

Sepertiga ( [tex]\frac{1}{3}[/tex] ) bagian, artinya jumlah seluruhnya dibagi 3

Seperempat ( [tex]\frac{1}{4}[/tex] ) bagian, artinya jumlah seluruhnya dibagi 4

Pelajari lebih lanjut Berikan contoh cerita berdasarkan gambar di buku tema 7 kelas 2 SD halaman 104 pada https://brainly.co.id/tugas/27308576

#BelajarBersamaBrainly

3. kunci jawaban paket bahasa indonesia kelas 7 semester 2 halaman 198-199

Fabel adalah sebuah cerita yang mengisahkan sifat, sikap, atau tindakan manusia melalui tokoh para hewan atau binatang. Salah satu ciri khas fabel adalah penggunaan gaya bahasa sederhana. Hal ini dimaksudkan agar pesan yang diutarakan fabel tersebut dapat dengan mudah ditangkap dan dicerna oleh semua kalangan, khususnya generasi muda.

Pembahasan

Pada kesempatan ini, soal menyajikan kita dengan beberapa pertanyaan terkait fabel. Berikut kakak akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut satu per satu.

RANGKAIAN PERISTIWA FABEL 1

1. Semut pergi ke gua untuk mengumpulkan makanan.

2. Semut dan belalang berpapasan, belalang menanyakan alasan semut yang mengumpulkan makanan.

3. Semut menolak ajakan belalang untuk menari.

4. Musim dingin tiba, belalang tidak punya makanan dan akhirnya meminta pada semut.

RANGKAIAN PERISTIWA FABEL 2

1. Pak Tua Rusa mengunjungi keluarga Pip Si Tupai dan menghadiahkan kacang kenari.

2. Sang Ibu tupai menyerahkan kacang kenari pada anak-anaknya dan menyuruh mereka membaginya sama rata.

3. Sang anak tupai paling besar mengambil sebagian besar kacang kenari untuknya karena menganggap dia berhak.

4. Ibu mengambil alih kacang dan membaginya kurang lebih sama rata di antara ketiga anaknya dan berpesan agar mereka selalu berbagi rasa.

TOKOH PADA FABEL 1

a. Belalang sembah

b. Semut

Sebagai rujukan, berikut kutipan fabel 1 dan 2 yang dirujuk oleh soal.

Belalang Sembah

Suatu hari di sebuah kebun anggur, tinggalah sebuah keluarga Semut  dengan anggota jumlahnya yang sangat banyak. Semut ini membuat  sarangnya dari daun-daun lalu mereka tempel menggunakan cairan  seperti lem yang mereka keluarkan dari mulutnya. Para Semut melihat  bahwa musim gugur akan segera berlalu dan akan segera datang musim  dingin yang cukup panjang. Ketika musim dingin makanan akan sangat  sulit untuk didapatkan, maka para Semut itu segera mencari berbagai  macam makanan untuk mereka kumpulkan sebagai bahan persediaan  ketika musim dingin telah tiba.

Berbeda halnya dengan seekor Belalang sembah, Belalang sembah  memiliki mata yang besar dan tangan yang panjang. Mereka sering hidup  di pohon-pohon seperti halnya para Semut. ketika musim dingin akan  tiba Belalang sembah hanya berlatih menari. Setiap hari Belalang sembah  itu hanya berlatih menari. Namun sang Belalang lupa bahwa dia harus  mengumpulkan makanan untuk persiapannya menghadapi musim dingin

Suatu hari Sang Belalang sembah menari di dekat sarang Semut. Dia  menari dengan sangat anggun. Gerakan tangan dan badannya yang pelan  dan lembut membuat tariannya terlihat sangat mengagumkan. Para Semut  melihat Sang Belalang sembah menari, namun mereka tidak menghiraukan  tarian indahnya itu karena mereka memiliki tugas yang sangat penting.

Sesama Saudara Harus Berbagi

Suatu pagi indah dengan matahari yang cerah, Pak Tua Rusa mengunjungi  kediaman keluarga Pip si Tupai di sebuah desa.  

“Pagi, Ibu Tupai,” salam Pak Tua Rusa kepada Ibu Pip. Kemarin,  keponakanku mengunjungiku. Dia membawakan oleh-oleh yang cukup  banyak. Aku ingin membaginya untuk para sahabatku. Ini kacang kenari  spesial untuk keluargamu.”

“Terima kasih, Pak Tua Rusa,” ucap Ibu Pip.

Sepeninggal Pak Tua Rusa, Ibu Pip masuk ke dalam rumah dan memanggil  anak-anaknya. “Anak-anak, lihat kita punya apa? Kalian harus membaginya  sama rata ,ya.”

Asyiiik,” girang Pip dan adik-adiknya.

“Ibu taruh sini, ya.”

Setelah itu, ibu tupai mengurus rumah kediamannya. Sementara itu adikadik  Pip ingin mencicipi kacang itu.

“Ini aku bagi,” kata Pip. Dari sepuluh butir kacang, dia memberi adiknya  masing-masing dua butir. “Ini sisanya untukku, Aku kan paling besar.”

“Tapiii…Ibu kan pesan untuk membagi rata,” kata Titu, salah satu adik  kembar Pip, diiringi tangisan Puti, kembar satunya.

Mendengar tangisan Puti, ibu Pip keluar dan bertanya. Sambil terisak, Puti  menceritakan keserakahan kakaknya.

Pelajari lebih lanjut

Pada materi ini, kamu dapat belajar tentang fabel:

brainly.co.id/tugas/14328443

Detil jawaban

Kelas: VII

Mata pelajaran: Bahasa Indonesia

Bab: Bab 8 – Mendeskripsikan sesuatu

Kode kategori: 7.1.8

Kata kunci: kunci jawaban, fabel, bahasa Indonesia, kelas VII semester 2, halaman 198-199

4. buku paket bahasa indonesia kelas 7 halaman 199

Fabel adalah sebuah cerita yang mengisahkan sifat, watak, dan sikap manusia seperti yang digambarkan oleh karakter hewan atau binatang. Sebagai sebuah karya sastra, salah satu ciri khas yang melekat pada fabel adalah penggunaan bahasa sederhana agar mudah dipahami para pembacanya yang kebanyakan berasal dari golongan anak-anak,

Pembahasan

Pada kesempatan ini, soal meminta kita untuk menyajikan rangkaian peristiwa yang terjadi pada fabel yang berjudul “Sesama Saudara Harus Berbagi” serta para tokoh yang terlibat dalam fabel “Belalang Sembah”. Berikut kakak akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut satu per satu.

RANGKAIAN PERISTIWA FABEL 2 (SESAMA SAUDARA HARUS BERBAGI)

1. Pak Tua Rusa mengunjungi keluarga Pip Si Tupai dan menghadiahkan kacang kenari.

2. Sang Ibu tupai menyerahkan kacang kenari pada anak-anaknya dan menyuruh mereka membaginya sama rata.

3. Sang anak tupai paling besar mengambil sebagian besar kacang kenari untuknya karena menganggap dia berhak.

4. Ibu mengambil alih kacang dan membaginya kurang lebih sama rata di antara ketiga anaknya dan berpesan agar mereka selalu berbagi rasa.

TOKOH PADA FABEL 1 (BELALANG SEMBAH)

a. Belalang sembah

b. Semut

Sebagai rujukan, berikut kutipan dari kedua teks fabel tersebut.

Belalang Sembah

Suatu hari di sebuah kebun anggur, tinggalah sebuah keluarga Semut  dengan anggota jumlahnya yang sangat banyak. Semut ini membuat  sarangnya dari daun-daun lalu mereka tempel menggunakan cairan  seperti lem yang mereka keluarkan dari mulutnya. Para Semut melihat  bahwa musim gugur akan segera berlalu dan akan segera datang musim  dingin yang cukup panjang. Ketika musim dingin makanan akan sangat  sulit untuk didapatkan, maka para Semut itu segera mencari berbagai  macam makanan untuk mereka kumpulkan sebagai bahan persediaan  ketika musim dingin telah tiba.

Berbeda halnya dengan seekor
Belalang sembah, Belalang sembah  memiliki mata yang besar dan tangan yang panjang. Mereka sering hidup  di pohon-pohon seperti halnya para Semut. ketika musim dingin akan  tiba Belalang sembah hanya berlatih menari. Setiap hari Belalang sembah  itu hanya berlatih menari. Namun sang Belalang lupa bahwa dia harus  mengumpulkan makanan untuk persiapannya menghadapi musim dingin

Suatu hari Sang Belalang sembah menari di dekat sarang Semut. Dia  menari dengan sangat anggun. Gerakan tangan dan badannya yang pelan  dan lembut membuat tariannya terlihat sangat mengagumkan. Para Semut  melihat Sang Belalang sembah menari, namun mereka tidak menghiraukan  tarian indahnya itu karena mereka memiliki tugas yang sangat penting.

Sesama Saudara Harus Berbagi

Suatu pagi indah dengan matahari yang cerah, Pak Tua Rusa mengunjungi  kediaman keluarga Pip si Tupai di sebuah desa.  

“Pagi, Ibu Tupai,” salam Pak Tua Rusa kepada Ibu Pip. Kemarin,  keponakanku mengunjungiku. Dia membawakan oleh-oleh yang cukup  banyak. Aku ingin membaginya untuk para sahabatku. Ini kacang kenari  spesial untuk keluargamu.”

“Terima kasih, Pak Tua Rusa,” ucap Ibu Pip.

Sepeninggal Pak Tua Rusa, Ibu Pip masuk ke dalam rumah dan memanggil  anak-anaknya. “Anak-anak, lihat kita punya apa? Kalian harus membaginya  sama rata ,ya.”

Asyiiik,” girang Pip dan adik-adiknya.

“Ibu taruh sini, ya.”

Setelah itu, ibu tupai mengurus rumah kediamannya. Sementara itu adikadik  Pip ingin mencicipi kacang itu.

“Ini aku bagi,” kata Pip. Dari sepuluh butir kacang, dia memberi adiknya  masing-masing dua butir. “Ini sisanya untukku, Aku kan paling besar.”

“Tapiii…Ibu kan pesan untuk membagi rata,” kata Titu, salah satu adik  kembar Pip, diiringi tangisan Puti, kembar satunya.

Mendengar tangisan Puti, ibu Pip keluar dan bertanya. Sambil terisak, Puti  menceritakan keserakahan kakaknya.

Pelajari lebih lanjut

Pada materi ini, kamu dapat belajar tentang fabel:

brainly.co.id/tugas/14328443

Detil jawaban

Kelas: VIII

Mata pelajaran: Bahasa Indonesia

Bab: Bab 1 – Sastra

Kode kategori: 8.1.1

Kata kunci: fabel, belalang sembah, sesama saudara harus saling berbagi, sifat, watak, sikap, hewan, binatang

5. Kunci jawaban hal. 198 199 buku indonesia kurikulum 2013 edisi revisi 2016 kelas7

Fabel adalah sebuah cerita yang mengisahkan sifat, sikap, atau watak manusia yang digambarkan melalui karakter hewan atau binatang. Salah satu ciri khas fabel adalah penggunaan bahasa yang sederhana agar ceritanya mudah dipahami oleh semua kalangan, terutama anak-anak.

Pembahasan

Pada kesempatan ini, soal meminta kita untuk menjawab beberapa pertanyaan terkait fabel “Belalang Sembah” dan “Sesama Saudara Harus Berbagi”. Berikut kakak akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut.

RANGKAIAN PERISTIWA FABEL 1

1. Semut pergi ke gua untuk mengumpulkan makanan.

2. Semut dan belalang berpapasan, belalang menanyakan alasan semut yang mengumpulkan makanan.

3. Semut menolak ajakan belalang untuk menari.

4. Musim dingin tiba, belalang tidak punya makanan dan akhirnya meminta pada semut.

RANGKAIAN PERISTIWA FABEL 2

1. Pak Tua Rusa mengunjungi keluarga Pip Si Tupai dan menghadiahkan kacang kenari.

2. Sang Ibu tupai menyerahkan kacang kenari pada anak-anaknya dan menyuruh mereka membaginya sama rata.

3. Sang anak tupai paling besar mengambil sebagian besar kacang kenari untuknya karena menganggap dia berhak.

4. Ibu mengambil alih kacang dan membaginya kurang lebih sama rata di antara ketiga anaknya dan berpesan agar mereka selalu berbagi rasa.

TOKOH PADA FABEL 1

a. Belalang sembah

b. Semut

Sebagai rujukan, berikut kutipan fabel 1 dan 2 yang dirujuk oleh soal.

Belalang Sembah

Suatu hari di sebuah kebun anggur, tinggalah sebuah keluarga Semut  dengan anggota jumlahnya yang sangat banyak. Semut ini membuat  sarangnya dari daun-daun lalu mereka tempel menggunakan cairan  seperti lem yang mereka keluarkan dari mulutnya. Para Semut melihat  bahwa musim gugur akan segera berlalu dan akan segera datang musim  dingin yang cukup panjang. Ketika musim dingin makanan akan sangat  sulit untuk didapatkan, maka para Semut itu segera mencari berbagai  macam makanan untuk mereka kumpulkan sebagai bahan persediaan  ketika musim dingin telah tiba.

Berbeda halnya dengan seekor Belalang sembah, Belalang sembah  memiliki mata yang besar dan tangan yang panjang. Mereka sering hidup  di pohon-pohon seperti halnya para Semut. ketika musim dingin akan  tiba Belalang sembah hanya berlatih menari. Setiap hari Belalang sembah  itu hanya berlatih menari. Namun sang Belalang lupa bahwa dia harus  mengumpulkan makanan untuk persiapannya menghadapi musim dingin

Suatu hari Sang Belalang sembah menari di dekat sarang Semut. Dia  menari dengan sangat anggun. Gerakan tangan dan badannya yang pelan  dan lembut membuat tariannya terlihat sangat mengagumkan. Para Semut  melihat Sang Belalang sembah menari, namun mereka tidak menghiraukan  tarian indahnya itu karena mereka memiliki tugas yang sangat penting.

Sesama Saudara Harus Berbagi

Suatu pagi indah dengan matahari yang cerah, Pak Tua Rusa mengunjungi  kediaman keluarga Pip si Tupai di sebuah desa.  

“Pagi, Ibu Tupai,” salam Pak Tua Rusa kepada Ibu Pip. Kemarin,  keponakanku mengunjungiku. Dia membawakan oleh-oleh yang cukup  banyak. Aku ingin membaginya untuk para sahabatku. Ini kacang kenari  spesial untuk keluargamu.”

“Terima kasih, Pak Tua Rusa,” ucap Ibu Pip.

Sepeninggal Pak Tua Rusa, Ibu Pip masuk ke dalam rumah dan memanggil  anak-anaknya. “Anak-anak, lihat kita punya apa? Kalian harus membaginya  sama rata ,ya.”

Asyiiik,” girang Pip dan adik-adiknya.

“Ibu taruh sini, ya.”

Setelah itu, ibu tupai mengurus rumah kediamannya. Sementara itu adikadik  Pip ingin mencicipi kacang itu.

“Ini aku bagi,” kata Pip. Dari sepuluh butir kacang, dia memberi adiknya  masing-masing dua butir. “Ini sisanya untukku, Aku kan paling besar.”

“Tapiii…Ibu kan pesan untuk membagi rata,” kata Titu, salah satu adik  kembar Pip, diiringi tangisan Puti, kembar satunya.

Mendengar tangisan Puti, ibu Pip keluar dan bertanya. Sambil terisak, Puti  menceritakan keserakahan kakaknya.

Pelajari lebih lanjut

Pada materi ini, kamu dapat belajar tentang fabel:

brainly.co.id/tugas/14328443

Detil jawaban

Kelas: VII

Mata pelajaran: Bahasa Indonesia

Bab: Bab 8 – Mendeskripsikan sesuatu

Kode kategori: 7.1.8

Kata kunci: fabel, rangkaian peristiwa, tokoh, belalang sembah, sesama saudara harus berbagi

6. jawaban bahasa indonesia kelas 7 hal 199? (bikin kalimat peristiwanya)

Rangkaian peristiwa adalah serangkaian peristiwa yang terjadi dalam sebuah tulisan. Salah satu fungsi rangkaian peristiwa adalah membentuk alur dan memberikan informasi perihal kecenderungan pergerakan rangkaian peristiwa baik menuju masa depan atau masa lalu, relatif dihitung dari waktu terjadinya peristiwa pertama dalam tulisan tersebut. Adapun alur merupakan salah satu unsur intrinsik karya sastra, yaitu unsur yang berasa
l dari dalam karya sastra/

Pembahasan

Pada kesempatan ini, soal meminta kita untuk menyajikan rangkaian peristiwa dari sebuah fabel yang berjudul “Sesama Saudara Harus Berbagi”. Berikut kakak akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut.

RANGKAIAN PERISTIWA

1. PAK TUA RUSA MENGUNJUNGI KELUARGA PIP UNTUK MEMBAGIKAN OLEH-OLEH.

2. IBU PIP MENERIMA OLEH-OLEH TERSEBUT DAN BERTERIMA KASIH KEPADA PAK TUA RUSA.

3. IBU PIP MEMBAGIKAN OLEH-OLEH KACANG KENARI KEPADA PIP AGAR DIBAGIKAN SECARA MERATA PADANYA DAN ADIK-ADIKNYA.

4. PIP MENGAMBIL ENAM KACANG KENARI DAN TUTI SERTA PUTI MASING-MASING DIBERIKAN DUA.

5. KEDUA ADIK PIP MEMPROTES TINDAKAN PIP.

6. IBU PIP MENEGUR PIP KARENA BERTINDAK TIDAK ADIL DAN KEMUDIAN MEMBAGIKAN EMPAT PADA PIP DAN MASING-MASING DUA PADA KEDUA ADIKNYA.

7. PIP PROTES KEPADA IBUNYA KARENA IA MERASA BERHAK MENDAPAT PALING BANYAK SEBAGAI ANAK SULUNG.

8. IBU PIP MENGAJARKAN PADA ANAK-ANAKNYA BAHWA MEREKA HARUS BERSIKAP ADIL DAN MENSYUKURI KARUNIA APAPUN YANG MEREKA MILIKI.

Sebagai rujukan, berikut kakak sertakan teks yang dimaksud oleh soal.

Sesama Saudara Harus Berbagi

Suatu pagi indah dengan matahari yang cerah, Pak Tua Rusa mengunjungi  kediaman keluarga Pip si Tupai di sebuah desa.

“Pagi, Ibu Tupai,” salam Pak Tua Rusa kepada Ibu Pip. Kemarin,  keponakanku mengunjungiku. Dia membawakan oleh-oleh yang cukup  banyak. Aku ingin membaginya untuk para sahabatku. Ini kacang kenari  spesial untuk keluargamu.”

“Terima kasih, Pak Tua Rusa,” ucap Ibu Pip.

Sepeninggal Pak Tua Rusa, Ibu Pip masuk ke dalam rumah dan memanggil  anak-anaknya. “Anak-anak, lihat kita punya apa? Kalian harus membaginya  sama rata ,ya.”

Asyiiik,” girang Pip dan adik-adiknya.

“Ibu taruh sini, ya.”

Setelah itu, ibu tupai mengurus rumah kediamannya. Sementara itu adik-adik  Pip ingin mencicipi kacang itu.

“Ini aku bagi,” kata Pip. Dari sepuluh butir kacang, dia memberi adiknya  masing-masing dua butir. “Ini sisanya untukku, Aku kan paling besar.”

“Tapiii…Ibu kan pesan untuk membagi rata,” kata Titu, salah satu adik  kembar Pip, diiringi tangisan Puti, kembar satunya.

Mendengar tangisan Puti, ibu Pip keluar dan bertanya. Sambil terisak, Puti  menceritakan keserakahan kakaknya.

“Tak boleh begitu, Pip. Ibu tadi sudah bilang apa,” tegur ibu Pip. “Kamu  tidak boleh serakah.”

“Tapi Buuu, aku kan lebih besar. Perutku juga lebih besar,” sanggah Pip.  

Ibu Pip berpikir sejenak. “Baiklah, Pip. Kamu memang lebih besar.  Kebutuhan makanmu juga lebih banyak. Tapi, kalau cuma menurutkan  keinginan dan perut, kita akan selalu merasa tidak cukup.”

“Kalau begitu, Ibu saja yang membagi ya? memang tidak akan memuaskan  semuanya. Ini, Ibu beri empat untukmu, Pip, karena kau lebih besar. Dan  si kembar kalian masing-masing mendapat tiga.”

“Kalian harus mau berbagi ya, anak-anak. Walau menurut kalian kurang,  ini adalah rezeki yang harus disyukuri,” lanjut Ibu Pip.

“Berarti enak dong, Bu, jadi anak yang lebih besar. Selalu mendapat lebih  banyak,” iri Puti.

“Ya, tapi perbedaannya tak terlalu banyak, kan?” Lagipula kakakmu  memiliki tugas yang lebih banyak darimu. Dia harus menguru rumah  dan mencari makan. Apa kau mau bertukar tugas dengan Kak Pip?” tanya  Ibunya.

Puti dan Titu membayangkan tugas-tugas Pip. Lalu mereka kompak  menggeleng.

“Nah, begitu. Sesama saudara harus akur ya, harus berbagi. Jangan  bertengkar hanya karena masalah sepele,” kata Ibu Pip.

“Iya, Bu,” angguk Pip. “Yuk, kita makan kacangnya bersama,” ajak Pip pada  kedua adiknya. Ibu Pip tersenyum melihat anak-anaknya kembali rukun.

Pelajari lebih lanjut

Pada materi ini, kamu dapat belajar tentang fabel:

https://brainly.co.id/tugas/14328443

Detil jawaban

Kelas: IX

Mata pelajaran: Bahasa Indonesia

Bab: Bab 15 – Unsur intrinsik dan ekstrinsik

Kode kategori: 9.1.15

Kata kunci: fabel, sesama saudara harus berbagi, rangkaian peristiwa, alur

7. Setelah kamu membaca fabel “Belalang Sembah” dan “Sesama Saudara Harus Berbagi”, daftarlah rangkaian peristiwa dan tokoh pada masing-masing teks sesuai format pada halaman 198 – 199, bagian a tolong buku bahasa indonesia kelas 7 semester 2 dari teks halaman 195 – 199

Pendahuluan

Hai Brainly Squad, ketemu lagi sama kak Fajar. Kali ini kakak akan bantu menjawab pertanyaan ini. Oh ya, sebelum kakak menjawabnya, kalian tahu nggak lho apa itu cerrrita fhabellz?

Ceritafabel adalah cerita fiksi yang dimana tokoh-tokhnya adalah hewan yang berperilaku seperti manusia.

Ciri-ciri cerita fabel yaitu:

Tokohnya adalah hewan.Watak tokoh pada cerita sama dengan watak tokoh manusia umumnya.Tokoh-tokoh yang ada pada fabel dapat berbicara, sama halnya dengan manusia.Terdapat juga rangkaian peristiwa yang menunjukkan sebab-akibat yang diurutkan secara berurutan (dari awal sampai akhir).Latar belakang yang belakang yang digunakannya adalah latar alam seperti hutan, sungai, danau, laut, kolam, dsb.

Struktur cerita fabel:

Orientasi, bagian pengenalan seperti tokoh, watak, tema, dan pengenalan latar belakang atau tempat. Fungsinya untuk memberikan gambaran umum mengenai cerita tersebut.Komplikasi, bagian yang berisi mengenai puncak masalah yang dialami atau dirasakan oleh tokoh utama cerita.Resolusi, bagian yang berisi pemecahan atau jalan keluar dari masalah yang memuncak tadi yang dialami tokoh utama.Koda, bagian terakhir dari cerita fabel. Bagian ini berisi nilai moral atau pesan-pesan yang ingin disampaikan penulis/pengarang kepada pembaca.

Pembahasan

Pada kesempatan kali ini, soal meminta kepada kita untuk mendaftar rangkaian peristiwa dan tokoh pada teks cerita fabel yang berjudul “Belalang Sembah” dan “Sesama Saudara Harus Berbagi”. Berikut kakak akan bantu menjawab o

pertanyaannya!

Rangkaian Peristiwa dan Tokoh Pada Cerita Fabel “Belalang Sembah” Peristiwa Pertama → Semut pergi ke gua-gua untuk mengumpulkan makanan.Peristiwa Kedua → Sang Belalang sembah menari di dekat sarang Semut. PeristiwaKetiga → Sang Belalang sembah heran dengan apa yang dilakukan Semut lalu dia bertanya kepada salah satu Semut tentara yang sedang berjaga di dekat para Semut pekerja kenapa para semut membawa makanan yang sangat banyak itu masuk kesarang mereka. PeristiwaKeempat → Belalang kelaparan dan lari ke sarang Semut.

Tokoh:

Tokoh1 → Belalang sembahTokoh2 → Semut Rangkaian Peristiwa dan Tokoh Pada Cerita Fabel “Sesama Saudara Harus Berbagi” PeristiwaPertama→ Pak Tua Rusa mengunjungi keluarga Pip untuk memberikan oleh-oleh. PeristiwaKedua → Ibu Pip masuk ke dalam rumah dan memanggil anak-anaknya dan meminta mereka membaginya sama rata. PeristiwaKetiga → Titu dan Puti menangis karena Pip tidak membagi rata. PeristiwaKeempat → Ibu Pip yang membaginya. Empat untuk Pip, karena lebih besar. Dan si kembar masing-masing mendapat tiga, karena Pip harus mengurus rumah dan mencari makan.

Tokoh:

Tokoh 1 → Pak Tua RusaTokoh 2→ Ibu Tupai / Ibu PipTokoh 3 → PipTokoh 4 → Titu, adik Pip, saudara kembar PutiTokoh 5 → Puti, adik Pip, saudara kembar Titu

Pelajari Lebih Lanjut

→ Tulislah hasil simpulanmu tentang ciri Fabel pada tabel di bawah ini!

https://brainly.co.id/tugas/9236240

→ Daftarlah perbedaan watak tokoh binatang dan kondisi asli dalam kehidupan nyata!

https://brainly.co.id/tugas/9236427Detail Jawaban: Mapel: Bahasa Indonesia Kelas: 7 Bab: Bab 6 – Mengapresiasi dan Mengkreasikan Fabel Kode kategorisasi: 7.1.6

Kata kunci: fabel, rangkaian peristiwa, tokoh, Belalang Sembah, Sesama Saudara Harus Berbagi

8. soal matematika kelas 8 semester 2 halaman 199​

Jawaban:

[tex]9 \sqrt{346653} [/tex]

gimana cara gerjainya porogapit nih

Jawaban:

tidak tau@(-$7#-:_+_+;4_

9. jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 10 halaman 199​

Jawaban:

Kelas : XI

Pelajaran : Bahasa Indonesia

Kata kunci : teks debat, kalimat tidak baku, teks ‘Apakah Ponsel Berbahaya?’

Kategori :Bab VI : Berdebat dengan Indah

Pembahasan:

1. Kalimat tidak baku : Ancaman tersebut adalah, ponsel berbahaya bagi keselamatan pengguna dan kehidupan sosial dan keluarga.

Penyebab ketidakbakuan : Penggunaan tanda koma yang tidak perlu

.Pembenahan : Ancaman tersebut adalah ponsel berbahaya bagi keselamatan pengguna dan kehidupan sosial dan keluarga.

2. Kalimat tidak baku : Menurut saya pengguna ponsel yang tidak bertanggung jawablah yang menyebabkan ponsel dapat membahayakan kehidupan mereka sendiri dan orang lain

Penyebab ketidakbakuan : Tidak ada tanda koma yang memisahkan dua subjek, yaitu saya dan pengguna ponsel.

Pembenahan : Menurut saya, pengguna ponsel yang tidak bertanggung jawablah yang menyebabkan ponsel dapat membahayakan kehidupan mereka sendiri dan orang lain.

3. Kalimat tidak baku : Namun, di sisi lain ponsel juga sangat berbahaya misalnya jika dipergunakan secara terus menerus atau dipergunakan untuk hal-hal yang negatif.

Penyebab ketidakbakuaan :  

1. Tidak ada tanda koma yang memisahkan konjungsi perbandingan (di sisi lain) dan konjungsi penegas (misalnya).

2. Penulisan terus menerus yang tidak sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia yang benar.

Pembenahan : Namun, di sisi lain, ponsel juga sangat berbahaya, misalnya jika dipergunakan secara terus-menerus atau dipergunakan untuk hal-hal yang negatif.

4. Kalimat tidak baku : Pengguna di bawah umur inilah yang sangat rentan negatif dari ponsel.

Penyebab ketidakbakuan : Pemilihan kata yang kurang tepat sehingga menimbulkan penafsiran yang berbeda.

Pembenahan : Pengguna di bawah umur inilah yang sangat rentan berdampak negatif dari ponsel.

5. Kalimat tidak baku : Saya pikir ponsellah yang membahayakan penggunanya.

Penyebab ketidakbakuan : Penulisan parikel -lah seharusnya dipisah karena patkel -lah digunakan pada kalimat perintah.

Pembenahan : Saya pikir ponsel-lah yang membahayakan penggunanya.

6. Kalimat tidak baku :  Mereka seakan kecanduan memeriksa ponsel mereka di mana saja, termasuk di jalan raya saat mereka mengemudi. Inilah yang menyebabkan mereka kehilangan konsentrasi dan hasilnya kecelakaan.

Penyebab ketidakbakuan : pemilihan kata ‘hasilnya’ yang tidak efektif.

Pembenahan :  Mereka seakan kecanduan memeriksa ponsel mereka di mana saja, termasuk di jalan raya saat mereka mengemudi. Inilah yang menyebabkan mereka kehilangan konsentrasi dan menyebabkan kecelakaan.

7. Kalimat tidak baku : Hal ini menyebabkan mereka menjadi acuh tak acuh atau anti-sosial.

Penyebab ketidakbakuan : Penulisan anti-sosial yang tidak sesuai Ejaan Bahasa Indonesia.

Pembenahan : Hal ini menyebabkan mereka menjadi acuh tak acuh atau antisosial.  

8. Kalimat tidak baku :  Tidak ada hal seperti diskusi keluarga, waktu berkualitas dengan keluarga seperti makan bersama, bercanda dengan keluarga dan hal-hal lain yang dapat memperkuat hubungan keluarga.

Penyebab ketidakbakuan :  Kurangnya tanda koma yang memisahkan perincian kalimat.

Pembenahan : Tidak ada hal seperti diskusi keluarga, waktu berkualitas dengan keluarga seperti makan bersama, bercanda dengan keluarga, dan hal-hal lain yang dapat memperkuat hubungan keluarga.

9. Kalimat tidak baku :  Di sisi lain, kita tak bisa menutup mata bahwa ponsel dapat menjadi sarana yang sangat baik untuk mengakses segala perkembangan di bidang teknologi, informasi, kesehatan, politik, dan sebagainya secara cepat dan akurat

Penyebab ketidakbakuan : Penggunaan frasa bermakna konotatif (menutup mata).

Pembenahan : Di sisi lain, kita tak bisa tidak peduli bahwa ponsel dapat menjadi sarana yang sangat baik untuk mengakses segala perkembangan di bidang teknologi, informasi, kesehatan, politik, dan sebagainya secara cepat dan akurat.

10. Kata (bukan kalimat) tidak baku : ponsel (miring)

Penyebab ketidakbakuan : Pada teks debat di atas, ponsel ditulis dengan huruf miring. Seharusnya tidak ditulis miring karena ponsel merupakan akronim dari telepon seluler dan bukan bahasa asing.

Pembenahan : ponsel (tidak miring).

Penjelasan:

PLIS FOLLOW ME,JADIKAN JAWABAN TERBAIK PLISSS

SEMOGA MEMBANTU

10. Gerakan ap saja yang d lakukan anak anak pada halaman 199 tema 6 kls 2

Jawaban:

foto
nya mana

Penjelasan:

foto mana bisa jawab

11. kunci jawaban pengayaan. buku paket IPS hal 199 kelas 7kurikulum merdeka ​

Jawaban:

soalnya dimana ya? maaf kok enggak ada soalnya ya?

12. Tema 2 klas 3 halaman 199 tolong jawabanya y ka

Jawaban:

foto nya mana nih

Penjelasan:

^_________^

13. jika kamu menjadi Bambang tindakan apakah yang akan kamu lakukan kepada Heru? bantu jawab, tema 7 kelas 5 hal 199​

Jawaban:

mengajak heru belajar bersama, dan memukulnya karena dia mencuri kopi milik nenek rizky dan mengajak rehan ke pekan selasa membeli gantungan kunci yang serasi

14. Kunci jawaban indonesia halaman 198 sampai 199 kls 7

Fabel adalah cerita yang mengisahkan tentang sikap, sifat, dan watak manusia melalui tokoh para hewan atau binatang.

Pembahasan

Pada kesempatan ini, soal menyajikan kita dengan dua fabel. Kemudian, kita diminta untuk mencari rangkaian peristiwa serta tokoh dari fabel tersebut. Berikut kakak akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut satu per satu.

RANGKAIAN PERISTIWA FABEL 1

1. Semut pergi ke gua untuk mengumpulkan makanan.

2. Semut dan belalang berpapasan, belalang menanyakan alasan semut yang mengumpulkan makanan.

3. Semut menolak ajakan belalang untuk menari.

4. Musim dingin tiba, belalang tidak punya makanan dan akhirnya meminta pada semut.

RANGKAIAN PERISTIWA FABEL 2

1. Pak Tua Rusa mengunjungi keluarga Pip Si Tupai dan menghadiahkan kacang kenari.

2. Sang Ibu tupai menyerahkan kacang kenari pada anak-anaknya dan menyuruh mereka membaginya sama rata.

3. Sang anak tupai paling besar mengambil sebagian besar kacang kenari untuknya karena menganggap dia berhak.

4. Ibu mengambil alih kacang dan membaginya kurang lebih sama rata di antara ketiga anaknya dan berpesan agar mereka selalu berbagi rasa.

TOKOH PADA FABEL 1

a. Belalang sembah

b. Semut

Sebagai rujukan, berikut kutipan fabel 1 dan 2 yang dirujuk oleh soal.

Belalang Sembah

Suatu hari di sebuah kebun anggur, tinggalah sebuah keluarga Semut  dengan anggota jumlahnya yang sangat banyak. Semut ini membuat  sarangnya dari daun-daun lalu mereka tempel menggunakan cairan  seperti lem yang mereka keluarkan dari mulutnya. Para Semut melihat  bahwa musim gugur akan segera berlalu dan akan segera datang musim  dingin yang cukup panjang. Ketika musim dingin makanan akan sangat  sulit untuk didapatkan, maka para Semut itu segera mencari berbagai  macam makanan untuk mereka kumpulkan sebagai bahan persediaan  ketika musim dingin telah tiba.

Berbeda halnya dengan seekor Belalang sembah, Belalang sembah  memiliki mata yang besar dan tangan yang panjang. Mereka sering hidup  di pohon-pohon seperti halnya para Semut. ketika musim dingin akan  tiba Belalang sembah hanya berlatih menari. Setiap hari Belalang sembah  itu hanya berlatih menari. Namun sang Belalang lupa bahwa dia harus  mengumpulkan makanan untuk persiapannya menghadapi musim dingin

Suatu hari Sang Belalang sembah menari di dekat sarang Semut. Dia  menari dengan sangat anggun. Gerakan tangan dan badannya yang pelan  dan lembut membuat tariannya terlihat sangat mengagumkan. Para Semut  melihat Sang Belalang sembah menari, namun mereka tidak menghiraukan  tarian indahnya itu karena mereka memiliki tugas yang sangat penting.

Sesama Saudara Harus Berbagi

Suatu pagi indah dengan matahari yang cerah, Pak Tua Rusa mengunjungi  kediaman keluarga Pip si Tupai di sebuah desa.  

“Pagi, Ibu Tupai,” salam Pak Tua Rusa kepada Ibu Pip. Kemarin,  keponakanku mengunjungiku. Dia membawakan oleh-oleh yang cukup  banyak. Aku ingin membaginya untuk para sahabatku. Ini kacang kenari  spesial untuk keluargamu.”

“Terima kasih, Pak Tua Rusa,” ucap Ibu Pip.

Sepeninggal Pak Tua Rusa, Ibu Pip masuk ke dalam rumah dan memanggil  anak-anaknya. “Anak-anak, lihat kita punya apa? Kalian harus membaginya  sama rata ,ya.”

Asyiiik,” girang Pip dan adik-adiknya.

“Ibu taruh sini, ya.”

Setelah itu, ibu tupai mengurus rumah kediamannya. Sementara itu adikadik  Pip ingin mencicipi kacang itu.

“Ini aku bagi,” kata Pip. Dari sepuluh butir kacang, dia memberi adiknya  masing-masing dua butir. “Ini sisanya untukku, Aku kan paling besar.”

“Tapiii…Ibu kan pesan untuk membagi rata,” kata Titu, salah satu adik  kembar Pip, diiringi tangisan Puti, kembar satunya.

Mendengar tangisan Puti, ibu Pip keluar dan bertanya. Sambil terisak, Puti  menceritakan keserakahan kakaknya.

Pelajari lebih lanjut

Pada materi ini, kamu dapat belajar tentang fabel:

https://brainly.co.id/tugas/14328443

Detil jawaban

Kelas: VII

Mata pelajaran: Bahasa Indonesia

Bab: Bab 8 – Mendeskripsikan sesuatu

Kode kategori: 7.1.8

Kata kunci: fabel, tokoh, rangkaian peristiwa

15. MTK KELAS 8 SMPTOLONG BANTU ..MEMAKAI CARANYADIKUMPUL BESOKHitung jumlah daru deret beriku!3+5+7+…+199Clue: 199 suku ke berapa?​

Jawaban:

n = 99

Penjelasan dengan langkah-langkah:

[tex]a = 3 [/tex]

[tex]b = 2[/tex]

Un = a +(n-1). b

3+(n-1).2 = 199

3+2n-2 = 199

1+2n = 199

2n = 199-1

2n = 198

n = 198/2

n = 99

Jawab:

3 + 5 + 7 + … + 199

Rumus pola aritmatika: Un = a + (n – 1)b

a = U1

= 3

b = U2 – U1

= 5 – 3

= 2

199 = a + (n – 1)b

199 = 3 + (n – 1)2

199 = 3 + 2n – 2

199 = 1 + 2n

199 – 1 = 2n

198 = 2n

n = 198/2

n = 99

199sukuke99

Rumus jumlah suku ke-n pertama:

Sn = n/2 (a + Un)

S99 = 3 + 7 + 9 + … + 199

S99 = 99/2 (a + U99)

S99 = 99/2 (3 + 199)

S99 = 99/2 x 202

S99 = 99 x 101

S99 = 9999

Jawaban akhir: 9999

16. hasil dari 199 pangkat 3 – (198×199×199)

7880599
semoga mmbantu
7880599
#maaf klo salah

17. jawaban buku bahasa indonesia kelas XI edisi revisi 2017 halaman 199​

ADA DI GAMBAR YA

MAAF KALAU SALAH:((

18. bupena halaman 199di bantu ya teman​

Jawaban:

Maaf yang dikerj
akan yang mana?

19. Pada halaman 199 buku bahasa indonesia kelas 8, kamu dapat menemukan istilah apa saja?

Buku Fiksi dan Non fiksi

Makasih

Video Terkait