Jelaskan Alur Tahapan Pra Produksi Dalam Pembuatan Video

  Edukasi
Jelaskan Alur Tahapan Pra Produksi Dalam Pembuatan Video

Jelaskan alur tahap produksi dalam pembuatan video!

Daftar Isi

1. Jelaskan alur tahap produksi dalam pembuatan video!

Jawaban:

menentukan referensi

menentukan ide

menentukan urutan urutan kejadian di vidio

merekam vidio

editing

selesai

2. Jelaskan bagaimana alur proses pembuatan film di tahapan pra-produksi

Jawaban:

Tahap pra produksi:

1 .Melakukan riset awal, untuk memberikan batasan lingkungan hidup.

2. Siapkan peralatan, memeriksa kelengkapan alat sehingga proses produksi nantinya lancar.

3.Melakukan riset lapangan, untuk mencari lokasi yang tepat sesuai dengan riset awal (mencocokkan riset awal dengan keadaan di lapangan)

Penjelasan:

pasti bener

3. Mengapa dalam pembuatan video harus melalui tahap pra produksi , produksi , pasca produksi​

Jawaban:

y karna agar video tersebut lebih menarik

4. Tuliskan dan jelaskan tahap pra produksi​

Jawaban:

Praproduksi adalah tahapan sebelum produksi video

(Pra-Produksi, kemudian Produksi, selanjutnya Paska-Produksi)

Apa saja yang dilakukan/disiapkan pada tahap Pra-Produksi?

1.    IDE atau GAGASAN

Kita harus cari ide atau gagasan yang menyebabkan timbulnya konsep yang merupakan dasar bagi semua macam ilmu pengetahuan. Ide merupakan fondasi atau landasan utama dalam keseluruhan proses pembuatan video atau film.

2.    SINOPSIS

Rangkaian peristiwanya yang dikisahkan itu disimpulkan dalam bentuk uraian cerita yang singkat dan jelas. Sinopsis dapat diartikan  bagaimana alur cerita video yang dijelaskan dalam bentuk teks yang jelas.

3.    TREATMENT

Ini merupakan tahapan menyusun urutan adegan, sehingga adegan tersebut menjadi cerita menarik. Di dalam treatment dibutuhkan gambaran kondisi adegan yang harus dilakukan oleh pelaku atau aktor.

4.    NASKAH

Naskah itu suatu teks yang berisi gambaran alur cerita didalam suatu dialog, penulisan sebuah naskah berdasarkan ketentuan, aturan yang sudah lazim dan sudah disepakati. Naskah berisi alur cerita atau skenario sebuah video.

5.    PERENCANAAN PENCAHAYAAN

Kita juga harus memikirkan bagaimana proses pencahayaannya, karena dalam pembuatan video pencahayaan perlu diperhatikan, pada pencahayaan dibuat sederhana mungkin selama pengambilan video berlangsung.

Jadikan jawaban terbaik ya!

5. Buatlah rancangan sebuah tahapan pra-produksi​

Jawaban:

-Menentukan Ide dan Konsep.

-Membuat Naskah.

-Membentuk Tim Produksi.

-Membuat Panduan Gambar.

-Membuat Jadwal Produksi.

-Menentukan Peralatan Produksi.

-Mencari Pemain dan Lokasi.

-Merinci Anggaran Biaya Produksi.

SEMOGA MEMBANTU MAAF BILA ADA KESALAHAN

6. 4 tahapan pra produksi video​

Jawaban:

1. footage

2. importing

3. editing

4. rendering

7. 1. Jelaskan yang dimaksud dengan video dan sebutkan ciri-ciri video?2. Jelaskan cara pembuatan video pada tahap pra produksi?3. Jelaskan 10 manfaat penggunaan video?4. Jelaskan prinsip-prinsip dari video? Tolong di jawaban butuh bantuan​

Jawaban:Video adalah teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak. Ciri-ciri video : 1. Memperlihatkan gambar bergerak, 2. Memiliki FPS (Frame Per Second), 3. Memiliki Pixel, 4. Memiliki resolusi.Tahap pra produksi berarti tahap perencanaan awal suatu video akan dibuat. Pada tahap ini dituangkan ide, pembuatan konsep, hingga pembuatan story board dan naskah (jika video film).1. Menjadi media pembelajaran, 2. Bidang media teknologi, 3. Memberikan daya pemahaman ketrampilan yang lebih struktural, 4. Media untuk mendiskusikan sesuatu, 5. Memenuhi tuntutan kemajuan zaman pendidikan, 6. Memaksimalkan pencapaian tujuan pembelajaran dalam waktu yang singkat, 7. Dapat merangsang minat belajar peserta didik agar lebih mandiri, 8. Melatih kreativitas pelajar, 9. Melatih daya nalar pelajar, 10. Sebagai media untuk mengabadikan sesuatu.1. Pra produksi, yaitu tahap perencanaan, 2. Produksi, yaitu tahap pembuatan, 3. Pasca produksi, yaitu tahap editing.Semoga membantu.

8. jelaskan alur tahapan tahapan produksi

Tahapan proses produksi

a.    Routing, merupakan proses menetapkan dan menentukan urutan kegiatan proses produksi.
b.    Scheduling, merupakan proses menetapkan dan menentukan jadwal.
c.    Dispatching, merupakan proses menetapkan dan menentukan proses pemberian perintah.
d.    Follow Up, merupakan proses mendorong terkoordinasinya perencanaan proses produksi.

2.    Tujuan proses produksi

a.    Sarana kelangsungan suatu perusahaan.
b.    Kegiatan meningkatkan tambahan nilai atau value product.
c.    Meningkatkan kemakmuran.
d.    Meraih keuntungan.
e.    Memenuhi pasar internasional.
f.    Untuk mengganti barang yang aus, rusak barang yang telah habis.

3.    Jenis-jenis proses produksi

a.    Proses produksi terus menerus

Ciri-ciri proses produksi terus menerus antara lain sebagai berikut:
1)    Pola ini akan selalu sama dari hari kehari tanpa ada perubahan. Terdapat urutan yang pasti dari bahan baku hingga menjadi produk akhir. Contohnya, usaha tekstil, kertas, dan lain lain.
2)    Berproduksi dengan jumlah yang relatif besar dengan variasi jenis prduk yang kecil.
3)    Penyusunan peralatan produksi atas dasar arus urutan pekerjaan dari bahan mentah menjadi produk akhir.
4)    Mesin-mesin bersifat khusus untuk menghasilkan produk-produk tertentu.
5)    Pengaruh operator kecil.
6)    Tidak memerlukan banyak karyawan.
7)    Jika ada kemacetan pada satu bagian mengakibatkan kemacetan total.
8)    Memerlukan ahli perawatan yang cukup baik.
9)    Variasi jenis produk relatif sedikit.

b.    Proses produksi terputus putus

Ciri-ciri proses produksi terputus putus antara lain sebagai berikut:
1)    Menghasilkan produk lebih sedikit namun variasi jenis produk lebih banyak.
2)    Berproduksi atas pesanan.
3)    Penyusunan fasilitas produksi berdasarkan fungsinya.
4)    Mesin-mesin bersifat general purpose machine.
5)    Pengaruh karyawan lebih besar.
6)    Bila terjadi kemacetan pada suatu bagian tak akan menyebabkan kemacetan total.
7)    Diperlukan pengendalian proses yang baik.
8)    Diperlukan bahan mentah yang cukup tinggi.
9)    Peralatan besifat fleksibel yang menggunakan tenaga manusia.
10)    Diperlukan ruangan yang cukup besar.

9. jelaskan tahapan tahapan produksi sebuah video dan film!

Jawaban:

tahap pembuatan skema film dan skenario cerita

10. Jelaskann alur tahapan praproduksi dalam pembuatan video ! *

JAWABAN✓

KonsepNaskahCeritaSyutingMengedit

Konsepadalah tahap paling awal sebelum kerjasama dimulai.

NaskahPada tahap ini, semua deskripsi menjadi lebih detail dan mendalam.

Cerita Jika semua naskah tulisan dari deskripsi-deskripsi tadi dan akan terbentuknya suatu cerita.

Syutingjadwal syuting serta mengorganisir kru-kru yang akan terlibat saat syuting hingga paska produksi. Dan akan terbentuknya suatu cerita. Disinilah teks-teks dan gambar tangan yang telah disiapkan sebelumnya akan diterjemahkan menjadi gambar bergerak oleh sutradara.

MengeditDi tahap ini, semua gambar yang sudah direkam akan dipilih dan dipilah. Setelah dipilah mana yang akan dipakai dan mana yang tidak, gambar akan disusun menjadi kesatuan cerita, dan jadilah sebuah video Film.

11. jelaskan Divisi kamera dan Divisi sound dalam pra-produksi video​

sedang antri bansos awokawokawkok

12. Tuliskan dan jelaskan tahap pra produksi​

Jawaban:

Praproduksi adalah tahapan sebelum produksi video

(Pra-Produksi, kemudian Produksi, selanjutnya Paska-Produksi)

Apa saja yang dilakukan/disiapkan pada tahap Pra-Produksi?

1.    IDE atau GAGASAN

Kita harus cari ide atau gagasan yang menyebabkan timbulnya konsep yang merupakan dasar bagi semua macam ilmu pengetahuan. Ide merupakan fondasi atau landasan utama dalam keseluruhan proses pembuatan video atau film.

2.    SINOPSIS

Rangkaian peristiwanya yang dikisahkan itu disimpulkan dalam bentuk uraian cerita yang singkat dan jelas. Sinopsis dapat diartikan  bagaimana alur cerita video yang dijelaskan dalam bentuk teks yang jelas.

3.    TREATMENT

Ini merupakan tahapan menyusun urutan adegan, sehingga adegan tersebut menjadi cerita menarik. Di dalam treatment dibutuhkan gambaran kondisi adegan yang harus dilakukan oleh pelaku atau aktor.

4.    NASKAH

Naskah itu suatu teks yang berisi gambaran alur cerita didalam suatu dialog, penulisan sebuah naskah berdasarkan ketentuan, aturan yang sudah lazim dan sudah disepakati. Naskah berisi alur cerita atau skenario sebuah video.

5.    PERENCANAAN PENCAHAYAAN

Kita juga harus memikirkan bagaimana proses pencahayaannya, karena dalam pembuatan video pencahayaan perlu diperhatikan, pada pencahayaan dibuat sederhana mungkin selama pengambilan video berlangsung.

Maaf klo salah yaaa

13. Jelaskan proses pra produksi dalam pembuatan video

pertama dalam pembuatan vidio dilakukan. Dengan cara membuat vidio fisik sendiri atau membuat video di hp itu sendiri dengan. mendownload M di play story ok dan langsung kamu edit dan kamu simapan

14. jelaskan tahapan-tahapan produksi sebuah video atau film !

pre production, production, post production
atau pra produksi, produksi, pasca produksi

15. Pada pembuatan video iklan terdapatbeberapa tahap untuk menyelesaikanvideo, bawah ini yang bukanmerupakan tahap pra produksiadalah …A.Story boardB.NaskahC.SinopsisD. Pengambilan videoE.Scene Heading​

Naskah /Scene Heading

16. yang merupakan tahapan-tahapan pra produksi video adalah….

Menyimpan Video ke Folder yang diinginkan.

maap klo salh

17. 1. apa yang anda ketahui mengenai video2. dilihat dari formatnya, video di bagi menjadi dua tipe jelaskan kedua tipe tersebut 3. tuliskan karakteristik yang harus dimiliki oleh video agar dapat mudah diterima dan diminati oleh para penontonya?4. jelaskan alur tahapan pra-produksi dalam pembuatan video5. pada saat memproduksi sebuah rekaman video Anda harus menentukan jenis kategori video yang dapat dibuat ada tiga jenis video yang dapat diterapkan Jelaskan tiga jenis video tersebut 6.Tuliskan minimal 5 teknik pengambilan gambar Jika dilihat dari sudut pandang objek ​

Jawaban:

1. Video adalah media visual yang merekam, menyimpan, dan memutar gambar bergerak dengan suara. Video dapat dihasilkan melalui proses pengambilan gambar dan perekaman suara menggunakan kamera atau perangkat perekam, serta dapat diedit dan diproduksi menggunakan perangkat lunak khusus.

2. Berdasarkan formatnya, video dibagi menjadi dua tipe utama:

a. Video Rekaman: Tipe video ini merekam kejadian atau objek yang terjadi di dunia nyata secara real-time. Video rekaman sering kali merekam peristiwa, kegiatan, atau momen yang terjadi pada saat itu dengan sedikit atau tanpa skenario atau naskah yang disusun sebelumnya.

b. Video Animasi: Tipe video ini dibuat menggunakan grafis atau animasi yang dibuat secara digital. Video animasi menggabungkan elemen visual yang dibuat dengan komputer, termasuk karakter, latar belakang, efek khusus, dan gerakan yang dihasilkan melalui perangkat lunak khusus.

3. Karakteristik yang harus dimiliki oleh video agar dapat diterima dan diminati oleh penonton adalah sebagai berikut:

a. Kualitas Visual: Video harus memiliki kualitas gambar yang baik dengan resolusi yang memadai, pencahayaan yang sesuai, dan komposisi visual yang menarik.

b. Kualitas Audio: Suara dalam video harus jelas dan dapat didengar dengan baik oleh penonton. Bunyi latar dan dialog harus diproduksi secara profesional dan bebas dari gangguan atau kebisingan yang mengganggu.

c. Durasi yang Sesuai: Video harus memiliki durasi yang sesuai dengan kontennya dan tidak terlalu panjang sehingga tidak membuat penonton cepat bosan. Durasi yang ideal dapat bervariasi tergantung pada platform distribusi dan jenis konten.

d. Narasi yang Menarik: Video harus memiliki alur cerita yang menarik, dengan penggunaan elemen narasi yang tepat dan menarik perhatian penonton.

e. Relevansi dan Nilai Tambahan: Video harus relevan dengan minat dan kebutuhan target penonton. Video yang memberikan informasi baru, hiburan, atau pemecahan masalah akan lebih diminati oleh penonton.

4. Alur tahapan pra-produksi dalam pembuatan video meliputi:

a. Penentuan Konsep: Menentukan konsep, ide, atau tema utama video yang akan dibuat.

b. Penulisan Naskah: Menyusun naskah atau skenario video yang berisi alur cerita, dialog, dan instruksi visual yang diperlukan.

c. Penentuan Lokasi dan Jadwal: Menentukan lokasi pengambilan gambar dan jadwal produksi yang sesuai.

d. Persiapan Peralatan dan Tim: Memastikan ketersediaan peralatan yang diperlukan, seperti kamera, mikrofon, pencahayaan, serta melibatkan tim produksi yang terampil dan terlatih.

e. Casting: Jika diperlukan, melakukan proses pemilihan pemeran atau aktor yang sesuai dengan karakter dalam naskah.

f. Perizinan dan Izin: Memperoleh izin yang diperlukan, seperti izin penggunaan lokasi atau hak cipta.

g. Persiapan Teknis: Menyiapkan segala hal teknis seperti pengaturan kamera, pencahayaan, dan suara sebelum memulai proses produksi.

5. Saat memproduksi rekaman video, terdapat tiga jenis kategori video yang dapat diterapkan:

a. Video Informasi/Edukasi: Video yang bertujuan memberikan informasi atau pengetahuan kepada penonton. Contohnya adalah tutorial, presentasi, atau video dokumenter yang mengajarkan suatu topik atau konsep tertentu.

b. Video Hiburan: Video yang ditujukan untuk menghibur penonton. Termasuk di dalamnya adalah film, serial televisi, video musik, komedi, atau konten hiburan lainnya yang dirancang untuk menghasilkan reaksi emosional positif.

c. Video Promosi/Iklan: Video yang digunakan untuk mempromosikan suatu produk, layanan, atau acara. Video iklan dapat berupa iklan televisi, iklan online, atau konten promosi lainnya yang bertujuan untuk mempengaruhi penonton agar melakukan tindakan tertentu.

6. Teknik pengambilan gambar yang dapat diterapkan jika dilihat dari sudut pandang objek adalah sebagai berikut:

a. Shot Close-up: Pengambilan gambar dari jarak dekat untuk menyoroti detail objek atau ekspresi wajah dengan leb
ih jelas.

b. Shot Wide: Pengambilan gambar yang mencakup area yang luas untuk memberikan konteks atau melibatkan latar belakang yang penting dalam cerita.

c. Shot Over the Shoulder: Pengambilan gambar yang menampilkan sudut pandang dari belakang bahu salah satu karakter untuk memberikan rasa keterlibatan dan kehadiran dalam adegan.

d. Tracking Shot: Pengambilan gambar dengan kamera yang bergerak seiring dengan pergerakan objek atau karakter, menciptakan perasaan dinamis dan mengikuti pergerakan adegan.

e. Shot Low Angle: Pengambilan gambar dari sudut pandang rendah untuk memberikan kesan kekuatan atau dominasi pada objek atau karakter yang difokuskan.

Maaf kalau kurang tepat

18. Film sendiri dibuat dalam beberapa tahap: Developmnet; Pra-Produksi; Produksi; Pascaproduksi; dan…….

Jawaban:

pengembangan skenario dan distribusi film atau pengiriman film agar bertemu dengan penonton.

19. pengertian membuat tahap pra-produksi

tahap pra-produksi video atau apa?

Video Terkait