Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Di Laboratorium

  Edukasi
Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Di Laboratorium

hal-hal yang harus di lakukan untuk menjaga keselamatan di laboratorium dan hal hal yang tidak boleh di lakukan di laboratorium ​

Daftar Isi

1. hal-hal yang harus di lakukan untuk menjaga keselamatan di laboratorium dan hal hal yang tidak boleh di lakukan di laboratorium ​

Jawaban:

memakai peralatan lengkap seperti sarung tangan dan kacamata agar terhindar dari zat zat yg berbahaya.mengambil barang barang di lab ipa

2. 10. Sebutkan 2 hal yang harus dan tidak boleh dilakukan di laboratorium. Kita harus … di laboratorium. b. Kita seharusnya tidak …. di laboratorium.​

belajar dengan baik, merusuh

3. mengapa di dalam laboratorium perlu diberlakukan peraturan laboratorium

karna jika kita memberlakukan pera
turan lab, ketika kita sedang melakukan praktek akan terhindar dari hal hal yang mungkin berbahaya bagi keselamatan

4. Apa yang harus dilakukan dan Apa yang tidak harus dilakukan pada saat percobaan dilaboratorium

Penjelasan:

yang harus dilakukan adalah teliti saat percobaan/praktikum

yang tidak dilakukan adalah memecahkan/merusak alat alat yang digunakan saat percobaan/praktikum

Jawaban:

Dilarang makan maupun minum saat berada di ruang laboratorium. Dilarang merokok di dalam ruang laboratorium. Jangan berlarian di dalam ruang laboratorium. Jangan meletakkan tas dan barang lainnya di lantai laboratorium dan di tempat berjalan.

6. hal apa saja yang tidak boleh dilakukan di dalam laboratorium kimia?

Jawaban:

-membawa makan dan minuman dilab

-memanaskan cairan atau larutan ditempat terbuka

-memanaskan sistem tertutup

-mengambil larutan menggunakan mulut

-datang ke lab tanpa pembimbing

-datang ke lab tanpa memakai jas, masker dan sarung tangan

7. kegiatan apa saja yang boleh dilakukan selama di laboratorium​

Jawaban:

membuat experimen

membuat obat

Jawaban:

Kegiatan praktikum dalam laboratorium kimia wajib memerhatikan aspek-aspek keselamatan kerja. Keselamatan kerja hendaklah dicermati sebagai satu kesatuan utuh dalam penyelenggaraan suatu praktikum kimia. Keselamatan kerja dan aktivitas praktikum adalah dua sisi yang tak dapat dipisahkan. Dua hal tersebut merupakan satu kesatuan yg sama pentingnya buat diperhatikan & dilaksanakan. Melaksanakan yg satu, berarti jua wajib melaksanakan yg lain. Artinya, jika kita akan melaksanakan kegiatan praktikum pada laboratorium kimia, maka sudah sebagai kewajiban bagi kita juga buat melaksanakan segala hal yg berkaitan menggunakan keselamatan kerja pada laboratorium kimia.

8. Apa hal-hal yang harus kamu lakukan dan hal – hal yang tidak boleh kamu lakukan ketika melakukan percobaan dilaboratorium

tidak dapat membawa rokok atau yg dapat menimbulkan asap
dan hal yg lainya
hal2 yg harus diperhatikan :
1. cara menyimpan alat dan bahan laboratorium
2. langkah2 menghindari kecelakaan
3. tata tertib laboratorium
4. zat2 kimia yg berpotensi berbahaya
 tidak boleh :
1. merokok di laboratorium
2. membawa makanan ke laboratorium\
3. bermain2 dgn alat2 di laboratorium

9. hal hal yang boleh di lakukan di laboratorium IPA ​

Jawaban:

1. Menyiapkan dan memakai alat proteksi diri sebelum memasuki ruang laboratorium, seperti jas, sarung tangan, dan masker.

2, Memasuki laboratorium IPA dengan tertib setelah mendapat ijin dari guru.

3. Membaca dengan cermat petunjuk penggunaan alat dan bahan di laboratorium IPA.

4. Menggunakan alat dan bahan di Laboratorium IPA sesuai petunjuk yang tersedia.

5. Memeriksa kelengkapan alat dan bahan sebelum melakukan aktivitas di Laboratorium IPA.

6. Membaca etiket pada botol bahan sebelum mengambilnya.

7. Melapor kepada guru dengan segera apabila:

a. alat rusak/hilang atau bahan habis;

b. terjadi kecelakaan dan atau hal yang dapat menimbulkan kecelakaan; dan

c. etiket yang hilang atau rusak.

8. Setelah melakukan aktivitas di laboratorium IPA:

a. menutup botol jangan sampai tertukar dengan tutup botol yang lain;.

b. mengembalikan alat dan/atau bahan ke tempat semula dalam keadaan bersih;

c. membuang sampah pada tempatnya;

d. mematikan kran air, gas dan listrik; dan

e. mengelap serta mengeringkan meja dan bangku.

9. Jika terjadi kecelakaan kerja, maka :

a. memuntahkan apabila ada zat yang masuk dalam mulut kemudian berkumur dengan air yang banyak;

b. mencuci dengan air sebanyak-banyaknya jika bagian tubuh atau baju terkena zat asam atau basa.

10. Menyerahkan hasil kegiatan atau laporan kepada guru setelah kegiatan praktikum selesai.

10. apa saja yang tidak boleh dilakukan di laboratorium​

Jawaban:

Hal hal yang tidak boleh dilakukan selama di laboratorium

1. Dilarang makan maupun minum waktu berada di ruang laboratorium.

2. Dilarang merokok di dalam ruang laboratorium.

3. Jangan berlarian di dalam ruang laboratorium.

4. Jangan meletakkan tas & barang lainnya di lantai laboratorium & di tempat berjalan.

Penjelasan:

semoga membantu:)

11. mengapa di dalam laboratorium perlu di berlakukan peraturan laboratorium?

supaya para pengguna laboratorium tidak menggunakan laboratorium dengan seenaknyaagar laboratorium tetap terjaga dan barang-barang dilaboratorium tidak rusak

12. apa saja yang boleh dilakukan di laboratorium​

Jawaban:

•meletakkan semua alat di atas meja.

•minum air putih di dalam laboratorium.

•memakai baju laboratorium tanpa dikancingkan.

•mengembalikan larutan sisa praktikum ke dalam botol induk.

•memakai sarung tangan lateks ketika mereaksikan asam kuat.

Penjelasan:

maaf jika salah ✧

semoga membantu ya kk ♡

13. Tuliskan hal- hal yang harus dilakukan untuk menjaga keselamatan di laboratorium IPA serta hal hal yang tidak boleh dilakukan dalam laboratorium IPA

Memakai jas khusus lab
Memakai sarung tangan
Memakai masker
Tidak boleh bercanda
Tidak boleh makan ataupun minum
Tidak boleh main main saat melakukan eksperimen

14. hal hal yang tidak boleh dilakukan selama di laboratorium

Ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan ketika berada di laboratorium, diantaranya :

Dilarang makan maupun minum waktu berada di ruang laboratorium. Dilarang merokok di dalam ruang laboratorium. Jangan berlarian di dalam ruang laboratorium. Jangan meletakkan tas & barang lainnya di lantai laboratorium & di tempat berjalan.

Pembahasan:

Keselamatan Kesehatan Kerja ( K3 ) adalah upaya proteksi yg ditujukan agar tenaga kerja dan orang lainnya ditempat kerja/perusahaan selalu dalam keadaan selamat & sehat, dan supaya setiap asal produksi dapat digunakan secara aman & efisien “Kepmenaker Nomor 463/MEN/1993”.

Kegiatan praktikum dalam laboratorium kimia wajib memerhatikan aspek-aspek keselamatan kerja. Keselamatan kerja hendaklah dicermati sebagai satu kesatuan utuh dalam penyelenggaraan suatu praktikum kimia. Keselamatan kerja dan aktivitas praktikum adalah dua sisi yang tak dapat dipisahkan. Dua hal tersebut merupakan satu kesatuan yg sama pentin
gnya buat diperhatikan & dilaksanakan. Melaksanakan yg satu, berarti jua wajib melaksanakan yg lain. Artinya, jika kita akan melaksanakan kegiatan praktikum pada laboratorium kimia, maka sudah sebagai kewajiban bagi kita juga buat melaksanakan segala hal yg berkaitan menggunakan keselamatan kerja pada laboratorium kimia.

Hal-Hal Mendasar Pra-Kerja

Hal-hal mendasar yang perlu diperhatikan sebagai persiapan kerja adalah:

1.  Adanya kesepakatan (kontrak) tentang keselamatan beserta antara guru, anak didik & jika memungkinkan orang tua. Dalam hal ini, upayakan keterlibatan siswa dalam menyusun atau menciptakan aturan, prosedur, dan rencana tindakan darurat.

2. Sosialisasi prosedur keselamatan & kebijakan regulasi lainnya melalui contoh atau poster.

3. Mengenal baik keberadaan sistem keamanan dan keselamatan kerja di sekolah, seperti jalur evakuasi/penyelamatan, letak pemadam api/kebakaran, instalasi air, dll.

4. Pengetahuan keberadaan tempat-loka proteksi, catatan atau peringatan penting, termasuk hubungan darurat (polisi, RS, dokter, pemadam kebakaran, dll).

5. Pastikan bahwa seluruh pihak yg terlibat pada aktivitas praktik di laboratorium terlindungi berdasarkan risiko kecelakaan, seperti panas, bahan kimia, proyektil logam, debu alergik, parasit, dll,menggunakan mengenakan pakaian & indera pelindung.

6. Perhitungkan berukuran atau jumlah murid (pada kelompok) yg terlibat pada aktivitas laboratorium secara proporsional. Hal ini pula perlu mempertimbangkan kapasitas ruang laboratorium dan wahana pendukung seperti meja, kursi atau alat-indera lab.

7. Pastikan ada petunjuk untuk tidak makan dan minum pada pada laboratorium (terlebih waktu kegiatan pengamatan, percobaan atau investigasi sedang berlangsung).

8. Jangan menyimpan bahan-bahan kimia & biologis (termasuk spesimen) di pada lemari penyimpan (lemari es) yg sama dengan penyimpan makanan.

9. Pastikan murid tahu larangan minum menggunakan gelas/ plastik yang digunakan buat kegiatan.

10. Beri label (penanda) peralatan-peralatan & bahan-bahan kimia, termasuk informasi mengenai kandungan dan risiko-risikonya.

11. Simpan bahan-bahan kimia di tempat yang sesuai.

12. Pastikan siswa memahami bahwa bahan-bahan kimia tidak dapat/ boleh dicampur hanya buat bersenang-senang. Hal serupa pula berlaku buat perangkat listrik atau yang menggunakan genre listrik.

13. Hati-hati dalam penggunaan kabel. Upayakan untuk tidak menggunakannya.

14. Pahami risiko bahaya baik dari bahan atau perangkat sebelum memulai aktivitas. Guru hendaknya melakukan preparasi sebelum murid melaksanakankegiatan laboratorium. Selain itu, juga lakukan pemeriksaan petunjuk keamanan kimia atau toksisitas.

15. Pastikan alat-indera dan perangkat laboratorium dalam keadaan baik sebelum dipakai.

16. Pastikan ketersediaan perangkat pertolongan pertama (P3K) buat penanganan awal darurat.

17. Upayakan menilik kesehatan atau identifikasi kelainan kesehatan, seperti alergi, epilepsi, dll.

18. Perhatikan pakaian dan penampilan, seperti rambut panjang, sepatu atau sandal, dan pakaian. Selain itu, pergunakan alat-indera pelindung tubuh.

19. Pahami dan coba mekanisme atau prinsip kerja berbagai alat, termasuk pengetahuan tentang kandungan zat bahan & penanganannya.

Hal-Hal Pencegahan Kecelakaan ketika Kerja

Awasi siswa dengan seksama selama aktivitas laboratorium. Strategi atau pendekatan pola pengawasan sanggup diatur dalam kesepakatan atau kontrak belajar. Upayakan pendekatan yg dilakukan utamanya melalui pendekatan psiko-emosional. Pastikan bahwa anak didik sudah membaca & memahami prosedur kerja aktivitas/percobaan yg wajib dilakukan.

Pelajari lebih lanjut: Materi tentang Peralatan laboratorium https://brainly.co.id/tugas/12136768 Materi mengenai perbedaan klasifikasi 2 kingdom, tiga kingdom, 4 kingdom, & lima kingdom brainly.co.id/tugas/24492217

 

Detail jawaban :

Kelas: X

Mapel: Biologi

Bab: Ruang Lingkup Biologi

Kode: 10.4.1

15. hal hal yg tidak boleh dilakukan saat di laboratorium​

Jawaban:

Dilarang makan maupun minum saat berada di ruang laboratorium. Dilarang merokok di dalam ruang laboratorium. Jangan berlarian di dalam ruang laboratorium. Jangan meletakkan tas dan barang lainnya di lantai laboratorium dan di tempat berjalan.

16. mengapa di dalam laboratorium perlu diberlakukan peraturan laboratorium?

agar alat alat laboratorium tetap dalam keadaan baik dan menghindari dari hal yang tidak diinginkan.

17. hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat pratikum di laboratorium

salah menggunakan alat laborat, boleh menggunakan alat laboratorium dengan hati hati
tidak boleh menggunakan barang yang berhubungan dengan api

18. hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan selama di laboratorium?

merokok,menjual,dan tidak boleh cerobohhal-hal yang tidak boleh dilakukan selama di laboratorium adalah:  tidak boleh makan dan minum, dilarang merokok, jangan berlari-larian/bermain, tidak menggunakan bekas peralatan lain, jangan bereksperimen sendiri,

19. apa hal hal yang harus dilakukan dan hal hal yang tidak boleh dilakukan ketika melakukan percobaan di laboratorium ?

harus memperhatikan guru dan mengingat apa yg dikatakan oleh guru..Aturan umum dalam tata tertib keselamatan kerja adalah sebagai berikut:
Dilarang mengambil atau membawa keluar alat-alat serta bahan dalam laboratorium tanpa seizin petugas laboratorium.
Orang yang tidak berkepentingan dilarang masuk ke laboratorium. Hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Gunakan alat dan bahan sesuai dengan petunjuk praktikum yang diberikan.
Jangan melakukan eksperimen sebelum mengetahui informasi mengenai bahaya bahan kimia, alat-alat, dan cara pemakaiannya.
Bertanyalah jika Anda merasa ragu atau tidak mengerti saat melakukan percobaan.
Mengenali semua jenis peralatan keselamatan kerja dan letaknya untuk memudahkan pertolongan saat terjadi kecelakaan kerja.
Pakailah jas laboratorium saat bekerja di laboratorium.
Harus mengetahui cara pemakaian alat darurat seperti pemadam kebakaran, eye shower, respirator, dan alat keselamatan kerja yang lainnya.
Jika terjadi kerusakan atau kecelakaan, sebaiknya segera melaporkannya ke petugas laboratorium.
Berhati-hatilah bila bekerja dengan asam kuat reagen korosif, reagen-reagen yang volatil dan mudah terbakar.
Setiap pekerja di laboratorium harus mengetahui cara memberi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).
Buanglah sampah pada tempatnya.
Usahakan untuk tidak sendirian di ruang laboratorium. Supaya bila terjadi kecelakaan dapat dibantu dengan segera.Jangan bermain-main di dalam ruangan laboratorium.
Lakukan latihan keselamatan kerja secara periodik.
Dilarang merokok, makan, dan minum di laboratorium.

Video Terkait