Dalam Teori Tata Surya Masalah Kronologik Yang Paling Misteri Yaitu

  Edukasi
Dalam Teori Tata Surya Masalah Kronologik Yang Paling Misteri Yaitu

dalam teori tata surya masalah kronologik yang paling misteri​

1. dalam teori tata surya masalah kronologik yang paling misteri​

1.gliese 581 c (planet pembunuh)

2.Hd 106906b (planet terpencil)

3.tres-2b (planet paling gelap)

2. teori-teori dalam tata surya

1. Teori Proto Planet
2. Teori Pasang Surut
3. Teori Planetisimal 
4. Teori Kabut (nebula)
5. Teori Bintang Kembar
6. Teori Ledakan Dahsyat 

1. teori heliosentris = matahari sebagai pusat tata surya
2. teori geosentris = bumi sebagai pusat tata surya
3. teori bigbang = alam semesta tercipta dari sebuah ledakan besar

semoga membantu …

maaf kalau saya salah

mungkin jawabannya yang C
maaf kalau salah ya

4. Apa saja teori-teori pembentukan tata surya?

Teori Nebula
Teori Pasang surut
Teori bintang kembar
teori hipotesis kuiper
teori awan debu
teori planetesima1. Teori bigbang
2. Teori Proto Planet (Awan Debu)
3. Teori pasang surut
4. Teori planetisimal
5. Teori Kabut
6. Teori bintang kembar

5. dibawah ini merupakan teori-teori pembuatan tata surya

Teori-Teori dalam pembentukan Tata Surya:
1. Teori Proto Planet (Awan Debu)
2. Teori Pasamg Surut
3.  Teori Planet tismal
4. Teori Kabut
5. Teori Bintang Kembar
6. Teori Ledakan Dahsyat
Semoga Benar O:)

6. beberapa macam teori terjadinya tata surya

teori bigbang , dan lain lain……

7. Pembentukan tata surya menurut teori nebula adalah tata surya berawal dari

Mapel : IPA Fisika
Materi : Tata Surya
Kelas : 7

Pembentukan tata surya menurut teori Nebula adalah tata surya berawal dari adanya awan gas dan debu yang berputar pelan dan mengalami peruntuhan akibat gravitasi.

– ;)Teori Nebula

Teori ini muncul sekitar tahun 1749-1827 dan diprakasi oleh Immanuel Kant, dan Piere Simon de Laplace. Menurut teori ini, tata surya berawal dari sebuah kabut yang berpijar dan berpilin di luar angkasa. Kabut tersebut berputar sehingga membentuk bola dan semakin kecil bola tersebut, putarannya semakin cepat. Akibatnya, bentuk bola itu semakin memepat pada kutubnya dan semakin melebar pada bagian equatornya. Bahkan, ada sebagian massa kabut gas menjauh dari intinya dan membentuk cincin di sekeliling inti kabut tersebut.

Nah, kabut – kabut yang menjauh inilah yang kemudian membeku dan menjadi planet – planet. Sedangkan, bagian inti yang masih berpijar menjadi inti dari pusat tata surya, yaitu matahari.

2. Teori Planetesimal

Teori ini diprakasi oleh Thomas C. Chamberlin pada tahun 1843-1928 dan Seorang Astronom yang bernama Forest R. Moulton pada tahun 1872-1952. Mereka menjelaskan bahwa tata surya terbentuk akibat bintang lain yang memiliki massa yang sama besar mendekati matahari. Kedekatan tersebut mengakibatkan bagian permukaan matahari membentuk tonjolan – tonjolan akibat dari gaya tarik yang disebabkan oleh bintang tersebut.

Efek gravitasi bintang mengakibatkan terbentuknya dua lengan spiral yang memanjang dari matahari. Ketika bintang tersebut menjauh, sebagian besar materi tertarik kembali ke dalam permukaan matahari, dan sebagian yang lain menetap di orbit, mendingin dan menjadi padat, sehingga terbentuklah benda-benda langit, diantaranya planetisimal, benda langit yang berukuran kecil, dan protoplanet, benda langit yang berukuran besar. Semakin lama benda – benda tersebut membentuk planet dan bulan, sedangkan benda langit yang kecil membentuk komet dan asteroid.

8. pembentukan tata surya menurut teori nebula adalah tata surya berasal dari

dari kabut yang tipismassa gas pijar.

semoga bermanfaat *-*

9. jelaskan teori dan siapa penemu teori tata surya…?

Berikut adalah macam-macam penemu dari teori tata surya :

Teori Nebula

Merupakan teori yang dibuat oleh Emmanuel Swedenborg dan disempurnakan oleh Immanuel Kant. Yang menyatakan bahwa tahap awal dari tata surya yang dimana menjadi sebuah kabut yang sangatlah besar dan terbentuk dari berbagai macam bahan seperti debu, es, dan gas dengan sebuah kandungan hidrogen yang terbilang tinggi.

Teori Tidal

Teori ini dibuat oleh james H. Jeans dan Harold Jeffers yang dimana menyampaikan teori ini. Berdasarkan teori ini terdapat sebuah bintang yang perlahan mednatangi matahari yang kemudian menghilangan. Dan hal itu menjadikan separuh dari bagian matahari akan tertarik dan menjadi lepas.

Teori Planetesimal

Teori dibuat oleh Forest R. Moulton dan Thomas C. Chamberlin yang memiliki artian bahwa matahari telah terbentuk dari seluruh bintang yang ada kemudian terdapat sebuah bintang yang melewati matahari dan menjadikan sebuah pasang naik yang berada diantara bintang dan juga matahari.

Teori Bintang Kembar

Teori ini dibuat oleh R.A. Lyttleton yang dimana beranggapan bahwa tata surya yang ada pada saat ini sejatinya terbentuk dari dua macam bintang yang sangatlah besar. Kemudian bintang tersebut terjadi ledakan yang akan menciptakan puing dan debu dan perlahan melakukan revolusi dan mengelilingi matahari.

Teori Big Bang

Teori ini dibuat oleh George Lemaitre yang dimana terjadinya sebuah ledakan besar yang terjadi pada bintang yang sangat besar. Kemudian bintang tersebut meledak dan kemudian perlahan dipadatkan karena adanya gravitasi yang berasal dari energi terhadap ledakan itu sendiri.

Pelajari lebih lanjut

1. Materi tentang  Teori tentang tata surya yang sekarang digunakan adalah https://brainly.co.id/tugas/22829290

 

—————————–

 

Detil jawaban

Kelas:  8

Mapel:  Biologi

Bab:  Bab 10 – Tata Surya

Kode:  8.4.10

Kata Kunci:  Teori, Matahari, Bintang

10. tuliskan teori-teori terbentuknya tata surya

1. Teori Nebula atau Kabut (Kant-Laplace)

Teori Nebular (planetaryevolution.weebly.com)

Teori Nebula atau teori kabut merupakan hipotesis mengenai asal usul tata surya yang pertama kali disampaikan oleh Emmanuel Swendenborg (1688-1772) pada tahun 1734. 

2. Teori Pasang Surut atau Tidal (Jeans dan Jeffreys)

Teori Pasang Surut (informazone.com)

Pada tahun 1991, ada 2 orang ilmuwan bernama James H. Jeans dan Harold Jeffers yang menyampaikan teori Pasang Surut atau Tidal. Menurut teori pasang surut ratusan juta tahun yang lalu sebuah bintang bergerak mendekati matahari dan kemudian menghilang

3. Teori Planetesimal (Moulton dan Chamberlin)

Teori Planetesimal (pages.uoregon.edu)

Teori Planetesimal pada dasarnya hampir sama dengan teori pasang surut. Teori ini pertama kali disampaikan oleh seorang astronom bernama Forest R. Moulton (1878-1952)  dan ahli kebumian yang bernama Thomas C. Chamberlin (1834-1928).

4. Teori Bintang Kembar (Fred Hoyle)

Teori Bintang Kembar (informazone.com)

Teori bintang kembar adalah salah satu dari banyaknya teori tentang pembentukan dan evolusi tata surya. Teori ini diusulkan oleh astronom Inggris R.A. Lyttleton, pada tahun 1956. Menurut teori ini tata suryaawalnya terbentuk dari 2 buah bintang kembar raksasa.

5. Teori Big Bang (George Lemaitre)

Teori Big Bang (universetoday.com)

Big Bang adalah kata yang mewakili peristiwa ledakan yang sangat besar. Beberapa ilmuwan, sistem tata surya kita percaya bahwa asal usul tata surya adalah dari bintang yang berukuran sangat besar. Dalam beberapa juta tahun, usia bintang itu naik, dan akhirnya meledak.

6.Teori Keadaan Tetap atau Steady-State (Bondi, Gold, dan Hoyle)

Galaksi Andromeda (thoughtco.com)

Menurut teori ini, yaitu teori steady state (teori keadaan tetap) bahwa alam semesta belum memiliki awal dan tidak akan berakhir. Alam semesta dari dulu selalu tampak sama seperti sekarang, tidak ada yang berubah.

7. Teori Awan Kabut atau Proto Planet (Von Weizsaecker)

Teori Awan Debu (amaze.com)

Teori asal usul tata surya selanjutnya  adalah teori awan kabut atau proto planet, yang diajukan oleh Carl von Weizsaecker dan disempurnakan oleh Gerard P. Kuiper sekitar tahun 1950. Teori awan kabut menyatakan bahwa sistem tata surya terbentuk oleh sejumlah awan gas yang sangat banyak.

11. Teori teori pembentukan tata surya

1. Teori Proto Planet (Awan Debu) [Carl Von Weizsaecker, G.P. Kuiper & Subrahmanyan Chandarasekhar]
2. Teori Pasang Surut [Jeans-Jeffrey,1917]
3. Teori Planetisimal [Moulton dan Chamberlain]
4. Teori Kabut (nebula) [Kant-Lapplace, 1755]
5. Teori Bintang Kembar [Hoyle, 1956]
6. Teori Ledakan Dahsyat [The Big Bang]1. Teori Proto Planet (Awan Debu) [Carl Von Weizsaecker, G.P. Kuiper & Subrahmanyan Chandarasekhar]

2. Teori Pasang Surut [Jean
s-Jeffrey,1917]

3. Teori Planetisimal [Moulton dan Chamberlain]

4. Teori Kabut (nebula) [Kant-Lapplace, 1755]

5. Teori Bintang Kembar [Hoyle, 1956]

6. Teori Ledakan Dahsyat [The Big Bang]

12. teori tata surya dan teori pasang surut

Teori Pasang Surut pertama kali dikemukakan oleh Buffon (1707-1788).

Menurut Buffon tata surya berasal dari materi matahari yang terlempar

setelah bertabrakan dengan komet. Teori ini kemudian diperbaiki oleh

James Jeans dan Harold Jeffreys (1919). Menurut mereka tata surya

terbentuk berawal dari sebuah matahari yang dilewati oleh bintang yang

sangat dekat. Lalu karena pengaruh gaya grafitasi, sebagian massa

matahari tertarik ke arah bintang hingga membentuk seperti cerutu

panjang. Pada bagian tengah cerutu besar, sedangkan bagian ujung dan

pangkalnya kecil. Setelah bintang tersebut pergi, cerutu terus berputar

mengelilingi matahari. Lama-kelamaan cerutu tersebut mendingin dan

membentuk bulatan menjadi planet. Sedangkan matahari awal tetap menjadi

Matahari.

13. teori tentang tata surya yang sekarang digunakan

Heliosentris yakni matahari sebagai pusat tata surya dan planet planet lain beredar mengelilinginya

14. teori pembentukan tata surya

Teori proto planet(awan debu), teori pasang surut, teori planetisimal, teori kabut

1. Teori Nebula : terbentuknya tata surya dari gumpalan kabut panas yang berputar perlahan 2. Teori Awan Debu : terbuntuknya tata surya dari awan debu atau gas dingin yang berputar cepat 3. Teori Planetesimal : terbentuknya tata surya dari gravitasi matahari dengan bintang yang berakibat materi / partikel matahari tertarik bintang 4. Teori Pasang Surut : terbentuknya tata surya dari gravitasi matahari / partikel & gas matahari tertarik pintang dengan membentuk cerutu 5. Teori Bintang Kembar : terbentuknya tata surya dari tumbukan / tabrakan dua buah bintang yang berukiran sama Semoga bermanfaat.

15. Teori pemebentukan tata surya

Big bang , ledakan besar yang memecahkan banyak bintang , sehingga terbentuknya galaksi dan planet planet , btw mod juga ad yg sepuasnya lho

16. Tuliskan teori-teori tentang terjadinya tata surya

tata surya dibagi atas planet2,bintang,dll1. Teori proto planet(awan debu)
2. Teori pasang surut
4. Teori planetisimal
5. Teori nabula(debu)
6. Teori ledakan baesar (big bang)

17. Teori Terjadinya Tata Surya

Jawaban1) Teori Kabut/Nebula

Teori Nebula pertama kali dicetuskan oleh seorang filsuf, Immanuel Kant. Dalam bukunya yang yang berjudul “The Universal Natural History and Theories of The Heavens” pada tahun 1755, Kant menyampaikan bahwa kabut serta gas yang terdapat di angkasa berputar secara lambat hingga akhirnya membentuk cakram yang datar dan memiliki inti massa.

Bagian tengah dari inti massa tersebut memiliki suhu yang tinggi dan berpijar, hingga membentuk matahari. Serta inti massa bagian pinggir mengalami pendinginan dan secara perlahan berubah menjadi palnet yang mengorbit pada matahari.

Pendapat berbeda disampaikan oleh astronom Prancis, Pierre Simon De Laplace. Dalam bukunya yang berjudul “Exposition of a World System” yang diterbitkan pada tahun 1796, ia menyampaikan bahwa tata surya berasal dari kabut gas yang berputar dengan cepat serta memiliki suhu tinggi.

Dengan kecepatan yang tinggi akhirnya membuat materi bola gas terlempar ke sekelilingnya. Bola-bola padat tersebut akhirnya berubah menjadi planet. Sedangkan bola yang panas menjadi pusat peredaran planet, alias matahari.

2) Teori Awan Debu

Tidak jauh berbeda dengan teori Nebula, teori Awan Debu yang dicetuskan oleh Carl Friedrich von Weizsacker mengansumsikan bahwa tata surya terbentuk dari kumpulan gas dan debu, sehingga akhirnya berputar menyerupai cakram dan bentuknya berubah menjadi planet.

Pemampatan menjadi proses yang penting dalam teori Awan Debu. Karena dengan pemampatan, partikel debu tertarik ke bagian pusat awan hingga membentuk bola dan manjadi cakram.

Partikel yang berada di tengah cakram saling menekan sehingga menimbulkan panas dan menjadi pijar, yang menjadi matahari. Bagian luar yang berputar sangat cepat akhirnya terpecah dan menjadi palnet.

Dalam perkembangan teori Awan Debu, sosok Gerard Peter Kuiper juga menjadi tokoh penting karena ia menyempurnakan gagasan dari Carl Friedrich von Weizsacker.

3) Teori Planetesimal

Dicetuskan Forest R Moulton dan Thomas C Chamberlin pada tahun 1905, teori ini menyampaikan bahwa matahari telah ada sejak awal. Lantas, ada sebuah bintang yang berukuran besar seperti matahari mengelilingi matahari. Karena gravitasi yang dimiliki oleh bintang tersebut, partikel yang dimiliki matahari akhirnya ikut terseret keluar.

Partikel yang terseret jauh akhirnya mengambang di angkasa yang lama kelamaan menjadi planet lain. Sementara partikel yang tidak terseret akan kembali tertarik ke matahari.

4) Teori Pasang Surut

Teori ini dikemukakan oleh James Jenas pada tahun 1917. Ia beranggapan bahwa bumi serta tata surya terbentuk karena adanya bintang lain yang mendekat ke matahari. Hingga akhirnya bintang serta matahari hampir bertabrakan yang menyebabkan tertariknya materi dari bintang lain dan matahari. Materi-materi itu akhirnya terkondensasi menjadi planet.

Namun pada tahun 1929, astronom Harold Jeffreys dan Henry Norris Russell membantah teori ini karena menganggap tidak mungkin terjadi tabrakan antara bintang lain dan matahari.

5) Teori Kondensasi

Teori ini dikemukakan astronom Belanda, G.P Kuiper pada tahun 1950. Teori ini menyampaikan bahwa tata surya terbentuk karena adanya bola kabut raksasa yang berputar hingga menjadi cakram raksasa.

6) Teori Bintang Kembar

Pada tahun 1956, Fred Hoyle menyampaikan bahwa tata surya tercipta karena adanya dua bintang besar yang berdekatan hingga akhirnya salah satu bintang tersebut meledak dan meninggalkan serpihan kecil. Karena gravitasi yang dimiliki oleh bintang, akhirnya serpihan hasil ledakan mulai mengelilingi bintang tersebut.

Jangan Lupa Jadikan Yang Terbaik

18. Teori terjadinya tata surya

Banyak hipotesis tentang asal usul Tata Surya telah dikemukakan para ahli, beberapa di antaranya adalah:

Pierre-Simon Laplace, pendukung Hipotesis Nebula

Gerard Kuiper, pendukung Hipotesis Kondensasi

=>Hipotesis Nebula

Hipotesis nebula pertama kali dikemukakan oleh Emanuel Swedenborg(1688–1772) tahun 1734 dan disempurnakan oleh Immanuel Kant(1724–1804) pada tahun 1775. Hipotesis serupa juga dikembangkan oleh Pierre Marquis de Laplace secara independen pada tahun 1796. Hipotesis ini, yang lebih dikenal dengan Hipotesis Nebula Kant-Laplace, menyebutkan bahwa pada tahap awal, Tata Surya masih berupa kabut raksasa. Kabut ini terbentuk dari debu, es, dan gas yang disebut nebula, dan unsur gas yang sebagian besar hidrogen. Gaya gravitasi yang dimilikinya menyebabkan kabut itu menyusut dan berputar dengan arah tertentu, suhu kabut memanas, dan akhirnya menjadi bintang raksasa (matahari). Matahari raksasa terus menyusut dan berputar semakin cepat, dan cincin-cincin gas dan es terlontar ke sekeliling Matahari. Akibat gayagravitasi, gas-gas tersebut memadat seiring dengan penurunan suhunya dan membentuk planet dalam dan planet luar. Lapla
ce berpendapat bahwa orbit berbentuk hampir melingkar dari planet-planet merupakan konsekuensi dari pembentukan mereka.

=>
Hipotesis Planetisimal

Hipotesis planetisimal pertama kali dikemukakan oleh Thomas C. Chamberlin dan Forest R. Moulton pada tahun 1900. Hipotesis planetisimal mengatakan bahwa Tata Surya kita terbentuk akibat adanya bintang lain yang lewat cukup dekat dengan Matahari, pada masa awal pembentukan Matahari. Kedekatan tersebut menyebabkan terjadinya tonjolan pada permukaan Matahari, dan bersama proses internal Matahari, menarik materi berulang kali dari Matahari. Efek gravitasi bintang mengakibatkan terbentuknya dua lengan spiral yang memanjang dari Matahari. Sementara sebagian besar materi tertarik kembali, sebagian lain akan tetap di orbit, mendingin dan memadat, dan menjadi benda-benda berukuran kecil yang mereka sebutplanetisimal dan beberapa yang besar sebagai protoplanet. Objek-objek tersebut bertabrakan dari waktu ke waktu dan membentuk planet dan bulan, sementara sisa-sisa materi lainnya menjadi komet dan asteroid.

smga mmbntu:)
maaf jika ada kslhan:)

19. pembentukan tata surya menurut teori nebula adalah tata surya berawal dari….

Pembentukan tata surya dari debu-debu yang lama-lama menjadi sebuah planet

Video Terkait