Bilangan Oksidasi N Paling Rendah Terdapat Pada Senyawa

  Edukasi
Bilangan Oksidasi N Paling Rendah Terdapat Pada Senyawa

Bilangan oksidasi N paling rendah terdapat pada senyawa …​

1. Bilangan oksidasi N paling rendah terdapat pada senyawa …​

Jawaban:

H2O

Penjelasan:

jawaban dan penjelasan ada di foto atas

2. Bilangan oksidasi N paling rendah terdapat pada senyawa​

Jawaban:

Bilangan oksidasi N paling rendah terdapat pada senyawa

H2O

Penjelasan:

diatas gambar

3. Bilangan oksidasi N paling rendah terdapat pada senyawa….

Bilangan oksidasi
X semester 2

Bilangan oksidasi N paling rendah adalah -3

contoh pada senyawa NH3
NH3
N + 3.H = 0
N + 3.(+1) = 0
biloks N = -3

@kimiaischemistry

4. bilangan oksidasi N = +5 terdapat dalam senyawa

terdapat pada NH4+

karena H disini berperan sebagai Hibrida jadi muatanya -1 dan N bermuatan +5

semogaBermanfaat

5. bilangan oksidasi nitrogen paling rendah terdapat pada senyawa

Redoks & Biloks
Kimia X

Bilangan oksidasi N paling rendah terdapat pada senyawa amonia (NH₃) atau senyawa ion amonium NH₄⁺ yakni – 3

6. Bilangan oksidasi C yang paling rendah terdapat dalam senyawa

Jawaban : HCl

Sebenarnya ini pengetahuan umum. Jadi tidak ada cara khususnya. Namun saya akan memberikan pembuktiannya

biloks HCl = 0
biloks H = +1 (umumnya)
biloks H + biloks Cl = biloks HCl
(+1) + biloks Cl = 0
biloks Cl = -1

7. Bilangan oksidasi n paling rendah terdapat pada senyawa ….. *​

Jawaban:

sebenarnya soal itu pilihan ganda. Menurut saya pilihannya seperti gambar diatas

jawaban : N2O

8. Bilangan oksidasi nitrogen paling rendah terdapat pada senyawaan?

tergantung pada rumus kimia yang dibandingkan

9. Bilangan oksidasi fosfor paling rendah terdapat pada senyawa . . .

Jawaban:

PH4 BR.

Penjelasan:

itu 4 nya kecil dibawah.

10. bilangan oksidasi fosfor paling rendah terdapat pada senyawa​

Jawaban:

yaitu senyawa POBr3

Penjelasan:

Bilangan oksidasi pada senyawa POBr3 adalah

0

maka biloks P + Biloks O + 3 Biloks Br =0

Biloks P + (- 2) + 3(-1)=0

#Terus semangat belajar

#Jangan sungkan bertanya

11. Bilangan oksidasi fosfor paling rendah terdapat pada senyawa . .

Jawaban:

kayanya soalnya kurang y? intinya biloks fosfor paling rendah apabila bilangan oksidasinya -3

12. Bilangan oksidasi fosfor paling rendah terdapat pada senyawa

Jawaban:

Sehingga bilangan oksidasi fosforus paling rendah adalah -3 yang terdapat dalam senyawa PH4Br.

Penjelasan:

semoga jawaban bermanfaat ya kak

13. Bilangan oksidasi n paling rendah terdapat pada senyawa ?

Jawaban:

sepertinya soalnya kurang, intinya bilangan oksidasi N paling rendah saat -3

14. Bilangan oksidasi fosfor yang paling rendah terdapat pada senyawa

(biloks P  pada PH4Br  adalah -3) Pada PCl5, POBr3 , Ca3(PO4)2, PF3 biloksnya berturut-turut adalah +5, +5, +5 dan +3.

15. Bilangan oksidasi fosfor paling rendah terdapat pada senyawa . . . .

Jawaban:

PH .

Penjelasan:

Biloks fosforus ( P ) yaitu + 3,4,5 ( dapat dilihat di tabel periodik ) . maka biloks P paling rendah yaitu -3 .

Maaf kalau salah ya kak

Semoga membantu

#Belajarbersamabrainly

16. Bilangan oksidasi fosforus paling rendah terdapat pada senyawa

Jawaban:

Bilangan oksidasi fosforus paling rendah terdapat pada senyawa PH₃.

Penjelasan:

Biloks fosforus (P) yaitu ±3, 4, 5 (dapat dilihat di tabel periodik). maka biloks P paling rendah yaitu -3.

Biloks PH₃ = Biloks P + (3 × biloks H)

               0 = Biloks P + (3 × 1)

               0 = Biloks P + 3

    Biloks P = -3

hal ini sesuai dengan aturan biloks :

Biloks atom H umumnya yaitu +1, kecuali jika berikatan dengan unsur logam, seperti Na, biloks menjadi negatif (-1). Senyawa atom H dengan unsur logam disebut senyawa hidrida.

∴ Kesimpulan Bilangan oksidasi fosforus paling rendah terdapat pada senyawa PH₃.

Pembahasan :

Bilangan Oksidasi

Bilangan oksidasi merupakan banyaknya elektron yang dilepas/ diterima dalam pembentukan suatu molekul/ ion. Nilai biloks dapat bernilai positif ataupun negatif. Bilangan oksidasi disingkat dengan biloks. terdapat beberapa atom yang memiliki satu biloks, tetapi ada pula yang memiliki lebih dari satu biloks.

Penulisan pada bilangan oksidasi ditandai dengan tanda (+) dan (-). Contohnya : +3 dan -4. Akan tetapi terdapat perbedaan jika ditulis untuk menyatakan muatan, maka tanda ditulis setelah angka. Contoh : 5+ atau 2-. Bilangan oksidasi daat dinyatakan sebagai banyaknya muatan yang berikan oleh atom atau unsur kepada molekul atau ion yang dibentuknya.  

Aturan Biloks :

Biloks unsur bebas bentuk monoatomik, diatomik, triatomik, tetraatomik, dst, memiliki harga nol. Contoh: K, P, Al, Cl₂, F₂, O₂, P₄, dan S₈. Biloks atom F adalah -1. Atom logam selalu memiliki biloks positif dengan nilai yang sesuai dengan nomor golongannya, kecuali untuk logam transisi yang memiliki biloks lebih dari satu. Biloks atom Rb, Li, Na, K, dan Cs yaitu +1. Biloks atom Ca, Be, Mg, Sr, Ba, dan Ra yaitu +2. Biloks atom Al yaitu +3. Biloks atom H umumnya yaitu +1, kecuali jika berikatan dengan unsur logam, seperti Na, biloks menjadi negatif (-1). Senyawa atom H dengan unsur logam disebut senyawa hidrida. Biloks atom O umumnya yaitu -2, kecuali jika berikatan dengan atom F, atau dalam senyawaan peroksida dan superoksida. biloks atom O adalah +2 dalam OF₂, dalam senyawa peroksida (misalnya H₂O₂) berharga -1. Tetapi dalam senyawa superoksida (seperti KO₂), biloks O bernilai -1/2. Jumlah seluruh biloks atom atom penyusun satu ion sama dengan muatan ion tersebut. Contoh : S²⁻ = -2;  Fe³⁺ = +3;  MnO₄⁻ = -1;  dan Cr₂O₇²⁻ = -2. Jumlah biloks unsur unsur pembentuk senyawa netral sama dengan nol.

Reaksi redoks terjadi akibat adanya serah terima elektron yang diikuti dengan perubahan bilangan oksidasi atom atom yang terlibat dalam reaksi. Reaksi redoks terdiri dari setengah reaksi oksidasi dan setengahnya lagi reaksi reduksi.

Perbedaan Oksidator, Reduktor, dan autoredoks :

Oksidator atau sering disebut zat pengoksidasi adalah zat yang mengalami reduksi tetapi zat ini mengakibatkan zat lain mengalami oksidasi. Contoh zat pengoksidasi yaitu senyawa halogen, natrium nitrat (NaNO3), dan asam nitrat (HNO3). Reduktor atau sering diebut zat pereduksi adalah zat yang mengalami oksidasi tetapi zat ini mengakibatkan zat lain mengalami reduksi. Contoh zat pereduksi yaitu alkali  tanah, asam format, dan senyawa sulfit. Autoredoks / disproporsionasi yaitu reaksi redoks yang mengalami oksidasi dan reduksi hanya pada satu atom saja.

Pelajari Lebih Lanjut :

Pembahasan terkait dengan soal bilangan oksidasi sudah saya jelaskan sebelumnya, cek link ini (https://brainly.co.id/tugas/22582335, https://brainly.co.id/tugas/14643898, https://brainly.co.id/tugas/10670310, https://brainly.co.id/tugas/5137600, https://brainly.co.id/tugas/22743624, https://brainly.co.id/tugas/22735872). Untuk soal ini saya jabarkan contoh lain mengenai bilangan oksidasi.

—————————————————————————————————–

Detail Jawaban :

Kelas : 10

Mata pelajaran : Kimia

Bab : 6

Kode : 10.7.6  

kata Kunci : bilangan oksidasi.

17. Bilangan oksidasi N = -3 terdapat pada senyawa….

Jawaban:

NH3

Penjelasan:

NH3 = 0

biloks N + 3.Biloks H = 0

biloks N + 3.1 = 0

biloks N = -3

18. Bilangan oksidasi atom S yang paling rendah terdapat pada senyawa?

ini mana pilihannya yah

19. bilangan oksidasi N paling rendah terdapat pada senyawa…..A. HNO3B. HNO2C. N2 OD. NOE. NO2

A. HNO₃
   +1+5 -2  
B. HNO₂
   +1+3 -2
C. N₂O —> Biloks terkecil
     +1-2
D. NO
     +2-2
E. NO₂
     +4-2

Video Terkait