Bagaimana Hambatan Chairul Tanjung Untuk Menjadi Sukses

  Edukasi
Bagaimana Hambatan Chairul Tanjung Untuk Menjadi Sukses

a. siapa orang sukses yang kalian baca? chairul tanjungb. bagaimana cerita chairul tanjung sebelum sukses?c. bagaimana usaha chairul tanjung untuk sukses?d. apakah chairul tanjung dalam berusaha selalu berhasil, atau pernah mengalami kegagalan?e. bagaimana hambatan chairul tanjung untuk menjadi sukses?f. bagaimana kegiatan sosial chairul tanjung setelah menjadi orang sukses?

Daftar Isi

1. a. siapa orang sukses yang kalian baca? chairul tanjungb. bagaimana cerita chairul tan
jung sebelum sukses?c. bagaimana usaha chairul tanjung untuk sukses?d. apakah chairul tanjung dalam berusaha selalu berhasil, atau pernah mengalami kegagalan?e. bagaimana hambatan chairul tanjung untuk menjadi sukses?f. bagaimana kegiatan sosial chairul tanjung setelah menjadi orang sukses?

Kelas          : VIII
Pelajaran    : Bahasa Indonesia
Kategori      : Membaca Biografi
Kata Kunci  : Chairul Tanjung, cerita, sukses, gagal, usaha, hambatan, kegiatan sosial 

Setelah membaca sebuah buku yang berjudul “Chairul Tanjung Si Anak Singkong”, cetakan kelima, Agustus 2012, Penerbit Gramedia, Jakarta, kita akan coba menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas.

Pembahasan

a. Siapa biografi orang sukses yang telah kalian baca?
Jawab:
Biografi tentang pengusaha terkemuka di Indonesia yakni Chairul Tanjung.

b. Bagaimana cerita Chairul Tanjung sebelum sukses?
Jawab:
Chairul Tanjung melalui masa kecilnya di Jakarta seperti anak-anak pada umumnya. Chairul kecil sangat suka membaca surat kabar. Meski penghasilan orangtuanya sangat terbatas, namun orangtuanya rela mengorbankan apa pun agar anak-anaknya bisa mengenyam pendidikan terbaik. Mereka sekeluarga pernah hidup berpindah dan tinggal di losmen kecil, sebelum menetap di salah satu kampung terkumuh di pojok Jakarta-Gang Abu, Batutulis, Kelurahan Kebon Kelapa, Gambir-karena sudah tidak punya uang untuk membayar sewa losmen. 

Selepas SMA ia melanjutkan studi di FKG UI (Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia), yang ternyata pembayaran pertama uang kuliah diperoleh dari hasil gadai kain halus sang ibu. Hal ini memberikan dorongan besar bagi Chairul untuk berusaha mencari uang sendiri dengan cara apa pun. Ide usaha pertama yang dijalankannya adalah membantu teman-teman kuliah dalam hal fotokopi materi perkuliahan. Setelah waktu berjalan, Chairul diizinkan oleh pihak Kampus UI Salemba untuk menaruh mesin fotokopi di salah satu bagian ruangan kampus.

c. Bagaimana usaha Chairul Tanjung untuk sukses?
Jawab:
Sebenarnya awal kesuksesan Chairul Tanjung dimulai sejak masih aktif di kegiatan drama serta KIR (karya ilmiah remaja) di masa SMP hingga SMA. Hal tersebut turut membentuk sikap, karakter, kepedulian, dan transfer ilmu pengetahuan.

Kembali ke masa mahasiswa, setelah usaha fotokopi berjalan Chairul mulai masuk ke bisnis alat-alat kedokteran gigi. Di awal usaha sebagai pemasok alat kesehatan gigi ia sekaligus menjalankan aktifitas import langsung kebutuhan mahasiswa tersebut sehingga dapat dijual dengan harga lebih murah dibanding harga toko. Di samping itu, Chairul juga menjadi kontraktor proyek kecil-kecilan, jual beli mobil bekas, dan berbagai usaha lainnya.

Meskipun telah menjalankan berbagai usaha tetapi Chairul selalu aktif dalam kegiatan kampus dengan dipercaya menjadi Ketua Mahasiswa FKG Angkatan 1981, berlanjut  menjadi ketua seluruh angkatan di Universitas Indonesia. Pada tanggal 17 Agustus 1984, Chairul terpilih sebagai mahasiswa teladan tingkat nasional. Tahun 1987 Chairul lulus dan diwisuda dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia.

Chairul Tanjung meraih kesuksesan dalam memulai langkah pertama sebagai pengusaha sekaligus tidak melupakan studinya. Hal ini juga ditambah oleh kemampuan Chairul Tanjung memperluas jaringan pergaulan serta mampu berdiplomasi dengan semua orang. Dapat dikatakan bahwa Chairul Tanjung pada masa itu dikenal sebagai mahasiswa teladan, aktivis, sekaligus pebisnis. 

Simak kelanjutan jawaban soal pada gambar terlampir 

2. dalam cerita Chairul Tanjung Bagaimana hambatan tersebut untuk menjadi sukses

untuk menjadi sukses kita lebih giat lagii untuk bekerjaHambatan itu menjadi bekalnya mengasah ketajaman insting bisnis nya dan seluruh kesulitan yang pernah dia dapatkan tidak menumbangkan tekad dia untuk berjuang:v

3. Bagaimana hambatan orang tersebut untuk menjadi sukses chairul tanjung.

Jawaban:

Hambatan nya lumayan banyak dari ibunya harus menujual kain sutranya untuk biaya sekolah chairul.

jatuh bangun usahan fotocopy disekitar kampus, jual peralatan praktek karna dia klo gasalah dokter gigi pernah di tipu beberapa orang namun berkat kerja keras dan pantang menyerah dia bisa membangun sarana pertelevisinan Trans Tv dan beberpaa kewenangan didalam Transcrop.

Penjelasan:

Chairul Tanjung memberi tiga kunci utama guna mencapai kesuksesan. Meliputi inovasi, kreativitas dan entrepreneurship. “Harus ada langkah pembaharuan dan pengembangan dengan menciptakan hal-hal baru,” pesan pria yang dikenal dengan julukan Anak Singkong ini.

semoga membantu 🙂

4. hambatan yang di hadapi saat berjuang chairul tanjung

dia menjual sepatunya

5. Chairul Tanjung Bagaimana usaha orang tersebut untuk sukses

dengan cara berusaha dengan sungguh-sungguh, dan pantang menyerah.berusaha dan pantang menyerah

6. 3. Chairul Tanjung merupakan pengusaha suksesdi Indonesia. Sikap yang dapat dicontoh dariChairul Tanjung adalah ….a. selalu berputus asab. sulit bekerja samac. mudah menyerahd. suka kerja keras​

Jawaban:

d. suka kerja keras.

Penjelasan:

Agar kita sukses sikap yang perlu kita ambil adalah suka kerja keras, karena dengan kerja keras kita akan dapat menjadi sukses.

Semoga Membantu^_^

7. Bagaimana pendapatmu terhadap perjalanan kesuksesan chairul tanjung?​

Jawaban:

pengusaha indonesia yang terkenal sukses dan memimpin CT.Corp

dan seorang penulis yang sangat berbakat ,karena ini pendapat berarti itu menurut pendapatku,setiap orang berpendapat berbeda beda

semoga membantu yah

8. Bagaimana kegiatan sosial Chairul Tanjung setelah menjadi orang sukses

Jawaban:

Memberi bantuan pada sekolah SMA Negeri 1 Banawa pasca dilanda gempa yang menimpa Sulawesi Tengah

Penjelasan:

9. cerita Chairul Tanjung Si Anak Singkong sebelum sukses

Chairul Tanjung lahir dari seorang ayah bernama Abdul Ghafar Tanjung kelahiran Sibolga, yang saat itu berprofesi sebagai seorang wartawan pada masa orde lama yang menerbitkan surat kabar beroplah minim.

Ia dilahirkan pada tanggal 16 Juni 1962 oleh ibunya, Halimah yang berasal dari daerah Cibadak, Jawa Barat yang hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa.

Ia lahir dari keluarga kalangan menengah ke bawah, dimana Chairul Tanjung bersama orangtua dan keenam saudaranya terpaksa menjual rumah mereka dan pindah ke kamar losmen yang sempit.

Hal ini dikarenakan usaha ayahnya yang harus ditutup secara paksa oleh sebab bersebrangan secara politik dengan penguasa pada masa itu.

Masa kecilnya dihabiskan bersekolah di SD dan SMP Van Lith, Jakarta pada tahun 1975. Ia pun melanjutkan studi ke SMA Negeri 1 Boedi Oetomo pada tahun 1981 dan berhasil lulus sebagai mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Gigi, Univer
sitas Indonesia pada tahun 1987.

10. a.Siapa orang Sukses yang kalian baca? b.Bagaimana cerita Orang tersebut sebelum sukses? c.Bagaimana usaha orang tersebut untuk sukses? d.Apakah orang tersebut dalam berusaha selalu berhasil, atau pernah juga mengalami kegagalan e.Bagaimana hambatan orang tersebut untuk menjadi sukses? f.Bagaimana kegiatan sosial orang tersebut setelah menjadi orang sukses? SELAIN BJ HABIBIE DAN CHAIRUL TANJUNG SECEPATNYA : )

Bob Sadino

Bob Sadino via kopipait.web.id

Terlahir di Lampung, 9 Maret 1939, mendiang pengusaha dengan nama lengkap Bambang Mustari Sadino ini termasuk salah satu pengusaha sukses yang sempat mengalami jatuh-bangun sebelum akhirnya menorehkan kesuksesan besar. Setelah sekitar sembilan tahun menjadi pegawai, Bob memutuskan untuk berhenti dan banting setir menjadi pengusaha.

Usaha pertama yang dirintisnya adalah bisnis penyewaan mobil, dengan hanya bermodalkan satu mobil Mercedes dan ia supiri sendiri. Namun karena musibah kecelakaan yang menimpanya saat mengemudikan mobil yang disewakannya itu, bisnis itupun berhenti di tengah jalan. Tidak putus semangat, ia kemudian beralih profesi sebagai buruh bangunan yang dibayar dengan upah harian.

Saat menjadi kuli tersebut, ia melihat adanya peluang bisnis yang lain, bisnis ternak ayam dan telur ayam negeri. Dengan modal pinjaman tetangganya, akhirnya Bob mulai menjalankan bisnis tersebut. Awalnya, Bob menawarkan sendiri dagangannya dari rumah ke rumah di wilayah sekitar tempat tinggalnya, terutama kepada para ekspatriat, di bilangan Kemang, Jakarta Selatan.

Bisnis telurnya tersebut akhirnya berbuah manis dan ia mengembangkan sayap dengan menjual daging dan sayuran hidoponik. Berkat keuletannya, bisnis tersebut sukses dan ia pun mendirikan Kem-Chicks, supermarket ternama yang menjual berbagai macam produk peternakan dan pertanian. Meski sudah sukses, ia tetap tampil sederhana dan kerap kali melayani sendiri para pelanggannya seperti keluarganya sendiri.

11. Bagaimana cerita chairul tanjung si anak singkong tersebut sebelum sukses

chairul tanjung hidup dalam sebuah keluarga yang sederhana, yang hanya tinggal di basement

12. tulis lah se detail mungkin riwayat organisasi Chairul Tanjung pengusaha sukses.

Jawaban:

Chairul Tanjung, M.B.A. (Ejaan Soewandi: Chairul Tandjung, lahir 18 Juni 1962) adalah pengusaha asal Indonesia. Ia menjabat sebagai Menko Perekonomian menggantikan Hatta Rajasa sejak 19 Mei 2014 hingga 20 Oktober 2014. Namanya dikenal luas sebagai pengusaha sukses yang memimpin CT Corp.

Jawaban:

Pada tahun 1987, Chairul Tanjung mendirikan bisnis sendiri yang diberi nama Para Group yang kini berganti nama menjadi CT Corp. Karena telah memiliki jaringan cukup luas, bisnis ini mampu berkembang dengan sangat pesat.

Bahkan, perusahaan ini mampu membeli Bank Karman yang pada tahun 1996 yang saat ini namanya berubah menjadi Bank Mega. Tidak hanya itu, Chairul Tanjung juga berhasil membuka bisnis toko di Bandung Supermall. Menariknya lagi, Chairul Tanjung juga berhasil membeli Bank Tugu yang kini menjadi Bank Mega Syariah Indonesia. Di tangannya, Bank Mega perlahan-lahan mulai menguntungkan.

Akhirnya, pada 2001 bank tersebut basil menawarkan saham di Bursa Efek Jakarta. Berikutnya, Bank Mega pun menjadi tulang punggung Para Group.

Penjelasan:

maaf kalo salah

13. cerita chairul tanjung . bagaimana hambatan orang tersebut untuk menjadi sukse?

Salah satu figur orang sukses yang ada di Indonesia adalah ChairulTanjung. Untuk menjadi sukses, berikut adalah beberapa bentuk dari hambatan yang beliau hadapi:

Ibu dari Chairul Tanjung yang harus menjual kain sutranya untuk mendapatkan biaya demi sekolah karena kondisi ekonomi keluarga yang susah.Chairul Tanjung yang pernah membuka usaha fotokopi.Chairul Tanjung yang pernah ditipu ketika menjual peralatan praktek bagi dokter gigi.Chairul Tanjung yang pernah bangkrut ketika membuka usaha kontraktor.

Pembahasan

Chairul Tanjung adalah salah satu orang paling kaya di Indonesia dengan total kekayaan bersih sekitar Rp 76,56 triliun. Chairul Tanjung sendiri berasal dari keluarga miskin yang berasal dari Sibolga di mana orang tuanya bekerja sebagai wartawan dan mendapatkan gaji yang sangat kecil. Dengan tekad yang begitu besar, Chairul Tanjung atau akrab disapa dengan CT berhasil masuk ke Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKGUI). Dikarenakan harus membayar uang kuliah sebesar Rp 75.000, ibu dari CT terpaksa menjual kain sutranya dan mengetahui hal ini, CT menjadi sangat terpukul dan dari peristiwa itulah CT berjanji untuk tidak pernah menyusahkan orang tuanya lagi. CT mengalami berbagai macam kegagala, hingga kesukesan pertama CT diperoleh dengan CT yang mendirikan perusahaan ekspor bersama teman-temannya. Akhirnya, CT menciptakan bisnis konglomerasi yang membawahi berbagai macam perusahaan besar di Indonesia.

Pelajari lebih lanjutMateri tentang wirausahawan yang sukses https://brainly.co.id/tugas/11317705Materi tentang inspirasi dari kisah sukses https://brainly.co.id/tugas/44056575Materi tentang kisah Reza Nurhilman https://brainly.co.id/tugas/18238333

Detail jawaban

Kelas: 6

Mapel: IPS

Bab: –

Kode: 6.10

#AyoBelajar #SPJ2 

14. pelajarilah kisah sukses dari wirausawan Chairul tanjung​

Jawaban:

Cerita Chairul Tanjung, Dari Anak Singkong Hingga Jadi Milyarder Tersohor

Chairul Tanjung, siapa sih yang tidak kenal dengan nama tersebut? Namanya sudah banyak berseliweran di televisi dan internet. Kalau belum tahu juga, kamu pasti tahu Trans TV, Trans 7 dan Trans Studio yang ada di Bandung sama Makassar kan? Itu loh Dufan versi dalam ruangan yang jadi destinasi favorit wisata keluarga.

Chairul Tanjung, siapa sih yang tidak kenal dengan nama tersebut? Namanya sudah banyak berseliweran di televisi dan internet. Kalau belum tahu juga, kamu pasti tahu Trans TV, Trans 7 dan Trans Studio yang ada di Bandung sama Makassar kan? Itu loh Dufan versi dalam ruangan yang jadi destinasi favorit wisata keluarga.Semua yang disebut tadi adalah beberapa dari banyak properti kepunyaan Chairul Tanjung alias CT. Chairul Tanjung dikenal sebagai orang terkaya ke-568 dan ke-7 di Indonesia tahun 2018 versi Majalah Forbes. Kekayaan bersihnya mencapai Rp.56,4 triliun.

Chairul Tanjung, siapa sih yang tidak kenal dengan nama tersebut? Namanya sudah banyak berseliweran di televisi dan internet. Kalau belum tahu juga, kamu pasti tahu Trans TV, Trans 7 dan Trans Studio yang ada di Bandung sama Makassar kan? Itu loh Dufan versi dalam ruangan yang jadi destinasi favorit wisata keluarga.Semua yang disebut tadi adalah beberapa dari banyak properti kepunyaan Chairul Tanjung alias CT. Chairul Tanjung dikenal sebagai orang terkaya ke-568 dan ke-7 di Indonesia tahun 2018 versi Majalah Forbes. Kekayaan bersihnya mencapai Rp.56,4 triliun.Chairul Tanjung punya tiga perusahaan utama dari bidang media, layanan finansial, ritel, hingga properti dan sumber daya alam. Perusahaan-perusahaa
n tersebut adalah Mega Corp, Trans Corp dan CT Global Resources yang di bawahnya masih memiliki banyak anak perusahaan.

Chairul Tanjung, siapa sih yang tidak kenal dengan nama tersebut? Namanya sudah banyak berseliweran di televisi dan internet. Kalau belum tahu juga, kamu pasti tahu Trans TV, Trans 7 dan Trans Studio yang ada di Bandung sama Makassar kan? Itu loh Dufan versi dalam ruangan yang jadi destinasi favorit wisata keluarga.Semua yang disebut tadi adalah beberapa dari banyak properti kepunyaan Chairul Tanjung alias CT. Chairul Tanjung dikenal sebagai orang terkaya ke-568 dan ke-7 di Indonesia tahun 2018 versi Majalah Forbes. Kekayaan bersihnya mencapai Rp.56,4 triliun.Chairul Tanjung punya tiga perusahaan utama dari bidang media, layanan finansial, ritel, hingga properti dan sumber daya alam. Perusahaan-perusahaan tersebut adalah Mega Corp, Trans Corp dan CT Global Resources yang di bawahnya masih memiliki banyak anak perusahaan.Ia juga yang memegang izin waralaba (franchise) Wendy’s, dan barang-barang mewah seperti Versace, Mango dan Jimmy Choo di Indonesia. Jadi semua yang ingin membuka cabang merek-merek dagang tadi harus melalui Chairul Tanjung dulu.

15. Bagaimana cerita Chairul Tanjung tersebut sebelum sukses

Chairul Tanjung lahir di Jakarta pada tanggal 16 Juni 1962. Sebenarnya, Chairul Tanjung lahir di keluarga yang cukup berada. Ayahnya, A.G. Tanjung adalah seorang wartawan surat kabar. Pada saat Orde Baru terbentuk, sang ayah terpaksa harus menutup perusahaan pers nya karena tulisannya banyak berseberangan dengan penguasa politik saat itu. Hal ini membuat orang tuanya terpaksa menjual rumah dan pindah ke sebuah kamar losmen yang sempit.

Kedua orang tua beliau sangat tegas dalam mendidik anak, menurut mereka, untuk keluar dari jurang kemiskinan, pendidikan adalah langkah yang harus ditempuh.

Setelah lulus dari SMA Boedi Oetomo pada tahun 1981, Chairul Tanjung melanjutkan pendidikannya ke Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia. Selama kuliah, Chairul Tanjung dikenal sebagai mahasiswa teladan. Hal ini terbukti dengan diperolehnya penghargaan sebagai mahasiswa teladan tingkat nasional pada tahun 1984-1985.

Tingginya biaya kuliah, membuat jiwa bisnis Chairul Tanjung muncul saat itu. Untuk membiayai kuliahnya, beliau pernah membuka usaha foto kopi di kampusnya. Beliau juga pernah berjualan kaos dan buku kuliah stensilan.

Setelah lulus, beliau sempat mencoba membuka usaha, yaitu toko perlatan medis dan laboratorium. Tapi sayang, bisnisnya ini mengalami kebangkrutan. Selain itu, beliau juga membuka usaha di bidang kontrkator dan telah mengerjakan berbagai proyek industri terutama barang yang berbahan dasar rotan. Kemudian beliau membangun sebuah perusahaan, yaitu perusahaan PT. Pariarti Shindutama bersama beberapa orang temannya pada tahun 1987 dengan modal awal Rp.150 juta yang beliau peroleh dari Bank Exim. Pada awalnya, bisnis ini terbilang lancar. Bahkan mampu menangani beberapa jenis ekspor, termasuk sepatu. Saat itu, bisnis mereka mengalami kemajuan. Tapi beliau memiliki jalan pikiran yang berbeda dengan rekan bisnisnya. Sehingga beliau keluar dan mendirikan usahanya sendiri.

Setelah keluar dari PT. Pariarti Shindutama tadi, beliau membidik tiga bisnis inti, yaitu keuangan, properti, dan multi media. Lalu berdirilah Para Group. Perusahaan konglomerasi ini memiliki Para Inti Holindo sebagai Father Holding Company yag membawahi beberapa sub holding, yakni Para Inti Propertindo (properti), Para Global Investindo (bisnis keuangan), dan bidang media dan investasi.

Dalam bidang properti, Para group memiliki Bandung Super Mall yang menghabiskan dana hingga 99 milyar. Dalam bidang investasi, Para Group, melalui perusahaannya, Trans Corp, membeli 40% saham Carrefour, MoU pembelian saham ini ditandatangani di Perancis, pada tanggal 12 Maret 2010.

Pada tahun 2010 itu, Majalah Forbes merilis daftar orang terkaya di dunia, dan Forbes memasukkan Chairul Tanjung sebagai salah satu orang terkaya di dunia, asal Indonesia.
Pada tahun 2011, Forbes kembali memasukkan namanya di peringkat 11 orang terkaya di Indonesia dengan nilai kekayaan sebesar 2,1 Milyar dolar AS.
Saat ini, Chairul Tanjung berada di posisi 5 besar daftar orang terkaya di Indonesia.

Chairul Tanjung meresmikan perubahan nama Para Group menjadi CT Corp Pada 1 Desember 2011.
CT Corp terdiri dari tiga perusahaan sub holding, yaitu Mega Corp, Trans Corp, dan CT Global Resources yang meliputi layanan financial, media, hiburan, gaya hidup dan sumber daya alam.

16. kiat kiat kesuksesan chairul tanjung

kiat kiat kesuksesan chairul tanjung yaitu
• “Tanpa kerja keras ini semua omong kosong. Modal utama pengusaha adalah jangan cengeng, jangan mudah menyerah,” 

17. Bagaimana cerita orang tersebut sebelum sukses dalam buku biografi orang sukses chairul Tanjung si ank singkong

Jawaban:

Nama Chairul Tanjung mungkin sudah tidak asing lagi di banyak kalangan Indonesia. Pria yang sering dikenal dengan cara menyingkat namanya menjadi CT ini merupakan salah satu pebisnis tersukses di Indonesia. Tidak hanya di Indonesia, nama Chairul bahkan sudah dikenal di dunia bisnis internasional.

Kesuksesan yang didulang oleh pria berusia 56 tahun ini ternyata tidak didapatkannya dengan mudah dan instan, melainkan butuh perjuangan keras yang di mulainya dari nol. Maka, jangan heran bila Chairul banyak dijadikan panutan bagi para pebisnis muda sebagai motivasi untuk mencapai kesuksesan.

Lalu, seperti apakah sosok pemimpin dan pendiri dari CT Corp ini, simak ulasan berikut.

1. Lahir dari Keluarga yang Pas – Pasan

Walaupun banyak pengusaha sukses yang sudah lahir dari keluarga yang cukup sukses juga, namun tidak begitu halnya dengan Chairul. Lelaki kelahiran Jakarta, 16 Juni 1962 ini merupakan anak dari enam saudara dari pasangan Abdul Ghafar Tanjung yang berasal dari Sibolga, Sumatera Utara, dan Halimah kelahiran Cibadak, Jawa Barat.

Masa muda Chairul tidaklah bergelimang harta dan kecukupan. Sang ayah hanya seorang jurnalis dari koran yang terbilang kecil. Bahkan, memasuki periode Orde Baru, perusahaan tempat ayahnya bekerja tersebut ditutup karena dianggap bertentangan dengan pemerintahan.

Jatuhnya keadaan ekonomi keluarga Chairul memaksa mereka untuk menjual rumahnya dan tinggal dalam sebuah losmen kecil yang sangat sempit bila dihuni keseluruhan anggota keluarga mereka.

Dari sinilah Chairul disebut – sebut sebagai Si Anak Singkong karena memiliki latar belakang keluarga yang sangat biasa – biasa saja. Selain itu, julukan tersebut juga populer berkat buku biografi Chairul Tanjung yang berjudul ‘Chairul Tanjung Si Anak Singkong” yang diterbitkan pada 2012 oleh Kompas. Buku ini disusun oleh seorang penulis dan jurnalis bernama Tjahja Gunawan Diredja.

2. Menempuh Pendidikan Tinggi

pendidikan tinggi

Menempuh pendidikan tinggi

Dengan keadaan ekonomi yang tidak dapat dikatakan berkecukupan, Chairul masih tetap dapat menempuh pendidikan dengan baik. Pada masa kecilnya, Chairul mengenyam pendidikan SD dan SMP Van Lith di wilayah Gunung Sahari. Setelah itu, pada 1981 ia melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Jakarta atau yang biasa dikenal dengan SMA Boedi Oetomo di Jakarta Pusat.

Tidak menunda waktu, Chairul langsung memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Universitas. Pada saat itu, Chairul memilih Jurusan Kedokteran Gigi di Universitas Indonesia dan lulus pada 1987. Saat ingin memenuhi kebutuhan kuliahnya dirinya mulai mencoba dunia bisnis kecil – kecilan mulai dari berjualan buku kuliah di kampus, kaos, hin
gga fotokopi. Walaupun berasal dari keluarga yang pas-pasan, tak Chairul patah semangat. Hingga akhirnya ia memperoleh predikat Mahasiswa Teladan Tingkat Nasional untuk periode 1984 – 1985.

Kemudian, Chairul melanjutkan studinya pada 1993, ia mendapatkan gelar MBAnya dari Executive Institut Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (IPPM). Namun, sayangnya gelar tersebut belum benar – benar sah karena Chairul belum menyelesaikan tesisnya. Baru – baru ini universitas tersebut memberikan kesempatan pada Chairul untuk mendapatkan pemutihan dan menyelesaikan gelarnya.

3. Awal Mula Terjun ke Dunia Bisnis

Chairul Tanjung pertama kali menjajaki dunia bisnis serius ketika ia merintis sebuah toko yang menjual peralatan kedokteran dan laboratorium. Toko tersebut didirikan di wilayah Senen, Jakarta Pusat, meski akhirnya harus mengalami kebangkrutan.

Setelah gagal akan usahanya tersebut, Chairul bersama beberapa rekannya memulai bisnis baru di bidang ekspor sepatu anak – anak yang berpayung di sebuah perusahaan yang bernama PT Pariarti Shindutama. Hanya dengan bermodalkan 150 juta rupiah hasil pinjaman dari sebuah bank, usahanya tersebut terbilang sukses karena langsung mendapatkan pesanan jumlah besar dari Italia.

Walaupun keberuntungan seakan sedang berpihak kepada Chairul dan perusahaannya tersebut, nyatanya terdapat sesuatu yang mengganjal di hatinya. Pada akhirnya, perbedaan pandangan dan lain hal, Chairul memutuskan untuk berpisah dengan ketiga rekannya yang selama ini sudah bersama-sama membangun bisnis sepatu ekspor tersebut dan mulai membangun usahanya sendiri.

Baca Juga: Sukses Berkat Coding, CEO CoderBunnyz Samaira Mehta Berbagi Resep Sukses

.

Penjelasan:

maaf kalo salah

18. Kegiatan sosial yg dilakukan chairul tanjung serelah menjadi sukses

Jawaban:

Memberi bantuan pada sekolah SMA Negeri 1 Banawa pasca dilanda gempa yang menimpa Sulawesi Tengah

Penjelasan:

Prof. drg. Chairul Tanjung, M.B.A. adalah pengusaha asal Indonesia. Ia menjabat sebagai Menko Perekonomian menggantikan Hatta Rajasa sejak 19 Mei 2014 hingga 20 Oktober 2014.

Semoga membantu

19. bagaimana ceritanya sebelum sukses chairul tanjung si anak singkong

setelah lulus dari SMA Boedi Oetomo pada tahun 1981 Chairul melanjutkan pendidikan nya ke fakultas kedokteran Gigi universitas Indonesia.selama kuliah Chairul Tanjung dikenal sebagai siswa yang teladan.hal ini terbukti dengan diperoleh nya penghargaan sebagai mahasiswa teladan tingkat nasional pada tahun 1984-1985.
Tinggi biaya kuliah, membuat jiwa bisnis Chairul Tanjung muncul saat itu.. untuk membiayai kuliah, beliau pernah membuka usaha foto copy di kampus nya.beliau juga pernah berjualan kaos dan buku kuliah.
setelah lulus, beliau sempat mencoba membuka usaha,yaitu toko peralatan medis dan laboratorium.tapi sayang, bisnisnya mengalami kebangkrutan.selain itu, beliiau juga membuka usaha di bidang kontraktor dan telah mengerjakan berbagai proyek.. kemudian beliau membangun sebuah perusahaan PT.PARIARTI SHINDUTAMA bersama beberapa orang temannya pada tahun 1987 dengan modal awal 150jt.

Chairul Tanjung lahir dari seorang ayah bernama Abdul Ghafar Tanjung kelahiran Sibolga, yang saat itu berprofesi sebagai seorang wartawan pada masa orde lama yang menerbitkan surat kabar beroplah minim.

Ia dilahirkan pada tanggal 16 Juni 1962 oleh ibunya, Halimah yang berasal dari daerah Cibadak, Jawa Barat yang hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa.

Ia lahir dari keluarga kalangan menengah ke bawah, dimana Chairul Tanjung bersama orangtua dan keenam saudaranya terpaksa menjual rumah mereka dan pindah ke kamar losmen yang sempit.

Hal ini dikarenakan usaha ayahnya yang harus ditutup secara paksa oleh sebab bersebrangan secara politik dengan penguasa pada masa itu.

Masa kecilnya dihabiskan bersekolah di SD dan SMP Van Lith, Jakarta pada tahun 1975. Ia pun melanjutkan studi ke SMA Negeri 1 Boedi Oetomo pada tahun 1981 dan berhasil lulus sebagai mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia pada tahun 1987.

Tidak sampai disitu, a berhasil mengambil gelar MBA nya dari Executive Institut Pendidikan dan Pembinaan Manjemen (IPPM) pada tahun 1993.

Chairul Tanjung yang kini dikenal sebagai orang terkaya urutan ke-937 di dunia versi majalah Forbes ini sempat berdagang kecil-kecilan untuk membayar uang kuliahnya karena kondisi finansial yang tidak menguntungkan pada saat itu.

Demi membiayai kebutuhan kuliahnya, ia pernah berdagang buku-buku kuliah, fotokopi hingga jasa pembuatan kaos.

Ia juga pernah mendirikan sebuah toko peralatan kedokteran dan laboratorium di daerah Senen, Jakarta Pusat walaupun pada akhirnya mengalami kebangkrutan.

Dalam kondisinya yang kurang menguntungkan, ia tetap gigih dalam bekerja dan menyelesaikan bangku kuliahnya, bahkan ia mendapatkan penghargaan sebagai Mahasiswa Teladan Tingkat Nasional tahun 1984-1985.

Jatuh Bangun Kisah Si Anak Singkong;

Kegagalannya dalam membangun bisnis toko peralatan kedokteran dan laboratorium lantas tidak membuatnya patah semangat.

Ia mencoba membuka usaha kontraktor walaupun ia tetap mengalami kebangkrutan sehingga membuatnya harus bekerja di perusahaan baja dan sempat pindah ke perusahaan rotan.

Setelah lulus kuliah dari Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia pada tahun 1987, Chairul Tanjung bersama dengan tiga rekannya memulai sebuah bisnis pembuatan sepatu anak-anak ekspor yang diberi nama PT Pariarti Shindutama dengan bermodalkan uang sebesar Rp150 juta yang dipinjam dari Bank Exim.

Dewi Fortuna saat itu sedang berpihak padanya karena pesanan sebanyak 160 ribu pasang sepatu dari Italia sehingga membuat bisnis bersama rekannya itu maju pesat.

Namun sangat disayangkan, kerja sama mereka mendapat jalan buntu oleh karena perbedaan visi dalam hal ekspansi usaha sehingga membuat Chairul Tanjung memutuskan untuk memisahkan diri dari rekan-rekannya tersebut dan mendirikan bisnis sendiri.

Video Terkait